Category Archives: Marketing Musik

8 Cara Yang Sudah Sangat Terabaikan Untuk Mendapatkan Uang Dari Musik Anda

Musisi tidak bisa menghasilkan uang. Atau bisa?

Era dimana orang-orang rela membayar demi mendengarkan musik sudah usai. Jika Anda ingin mendengarkan musik semua yang dibutuhkan adalah beberapa klik atau tap jari.

Jadi ini harus berarti bahwa karir para musisi sudah tamat ? Salah.

Ini berarti bahwa untuk ‘menjual’ diri Anda, Anda harus mengetahui bagaimana untuk mempromosikan musik Anda. Dan hal itu akan membutuhkan kreativitas seperti yang Anda gunakan untuk membuat musik sehari-hari.

Berikut ini 8 Cara Yang Sudah Sangat Terlupakan Untuk Mendapatkan Uang Dari Musik Anda

1. Berikan Musik Anda Secara Gratis, Namun Lakukan Dengan Cantik

Tidak cukup lagi hanya sekedar menjual album Anda. Sistem Live Streaming pasti telah membuat penjualan musik jadi sedikit aneh.

“Ketika sebuah proses menjadi aneh, keanehan berubah menjadi sebuah profesionalisme.” – Hunter S. Thompson (seorang Jurnalis dan pengarang asal US yang menciptakan gaya penulisan yang mengaburkan batasan antara penulis dengan subyeknya, fiksi dengan nonfiksi. -Red.)

Para konsumen masih ingin memberikan dukungan terhadap musik. Mereka hanya menginginkan sesuatu yang lebih istimewa, dan menurut anggapan mereka sendiri.Itu sebabnya banyak seniman telah mulai memberikan album gratis tapi sebelumnya dengan beberapa penawaran extra.

Bagaimana Anda menjual atau memberikan album Anda harus sama kreatifnya seperti musik itu sendiri. Jadilah kreatif tentang bagaimana Anda mendapatkan album Anda di luar sana. Menjual pengalaman dan bukan menjual sebuah ‘benda’.

2. Fiverr

Fiverr adalah salah satu tempat yang paling cepat berkembang untuk musisi untuk menjual musik mereka.

Ini adalah komunitas online di mana orang dapat menjual jasa mereka mulai dari $ 5-termasuk penjualan ketukan/beat, lagu dan layanan musik terkait lainnya untuk berbagai tujuan.
Sudah ada komunitas besar orang menjual lagu di Fiverr tapi masih tidak terlalu sulit tampil. Hot Tips: lagu yang telah dijalankan melalui Software Mastering cenderung lebih menonjol dan memiliki daya jual yang lebih baik.

3. Musisi Dibayar Royalti Setiap Harinya Dan Begitu pula dengan ANDA

Apakah Anda tahu bahwa seniman yang membuat sebuah lagu itu dibayar setiap kali Anda mendengar musik dalam lift ? Saya tidak akan menyuruh Anda untuk membuat musik lift (tetapi jika Anda mau ya silahkan), apa yang harus Anda lakukan adalah terlibat dengan organisasi yang mengurus royalti bagi seniman.

socanascap

Di AS namanya ASCAP. Di Kanada namanya SOCAN. Tapi kebanyakan negara-negara besar memiliki layanan yang mengurus royalti bagi seniman. Pada tahun 2014, ASCAP dibayarkan $ 883.500.000 untuk seniman. Nah itu sejumlah uang besar.

(Di Indonesia juga ada beberapa organisasi yang juga mengurusi Royalti Seniman, organisasi tersebut disebut Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) atau dalam bahasa Inggris disebut dengan Collective Management Organization atau CMO. Anda bisa mencari di Google untuk menentukan LMK mana yang akan Anda pakai -Red.)

4. Dapatkan Sinkronisasi ( Sync License )

Sinkronisasi, kadang-kadang disebut penempatan, mengacu pada musik yang digunakan dalam media lain seperti acara TV, film, atau iklan komersil. Penempatan biasanya diatur melalui supervisor musik atau agen penempatan. Mereka menggunakan perpustakaan suara untuk menemukan musik untuk proyek-proyek mereka.

Salah satu situs terbaik untuk memulai dengan Sync adalah Versus Media. Mereka menempatkan seniman yang berhubungan dengan TV dan Film proyek-proyek kecil yang memerlukan musik. Ditambah lagi gratis untuk bergabung menjadi anggota.

Pompa Audio juga bagus untuk penempatan. Hanya mengirimkan 2 lagu untuk mendapatkan ‘lampu hijau’ kemudian Anda bisa meng-upload sebanyak yang Anda ingin di perpustakaan mereka.

5. Berinvestasilah Pada Diri Sendiri

Ada cara untuk menghabiskan sedikit demi menciptakan banyak hal. Hampir semua pada daftar disini yang membutuhkan sedikit modal untuk pembuatan t-shirt, membuat rekaman dan semua biaya nyata lainnya. Tapi cara termudah dan terbaik untuk berinvestasi dalam musik Anda adalah untuk memastikannya terdengar mutlak sempurna sebelum Anda mulai membelanjakan hal-hal lainnya. Berinvestasi di mastering audio yang baik sangatlah penting untuk memastikan musik Anda akan terdengar sempurna dalam segala situasi pemutaran.

6. YouTube IDS

Youtube adalah layanan musik streaming nomer 1 di internet, mengalahkan iTunes, Spotify, dan Tidal. Jika musik Anda diunggah maka Anda harus dibayar untuk itu. Youtube memiliki sistem yang disebut Content ID yang bisa menemukan di mana lagu Anda sedang digunakan di Youtube.

contentID

Jika menemukan musik Anda di suatu tempat dan Anda adalah pemilik hak cipta, Anda dapat memilih untuk menguangkannya dengan menempatkan iklan pada video. Hal ini seperti memiliki Booking Agent (Agen Pemesanan) kecil-kecilan milik Anda sendiri.

Cari tahu lebih lanjut tentang Youtube Content ID disini.

7. Jalankan MERCHANDISE

Merch adalah hal yang pasti, tapi juga menjadi sebuah seni yang hilang. Entah itu menjual t-shirt dan CD/DVD saat show, atau menjual sepatu Anda di toko online, merch adalah cara yang bagus (dan terjangkau) untuk mendatangkan penghasilan.

Fans menginginkan sesuatu yang otentik yang berasal dari artis-sesuatu yang seringkali tidak bisa dilakukan oleh aliran digital. Jadi berikan mereka pilihan. Juga tidak harus dilakukan secara pribadi, Website seperti BigCartel dan Bandcamp memberikan fasilitas kepada para artis berupa ‘alat bebas stres’ yang mereka perlukan untuk menjual merch.

8. SUPER-FANS

Mata uang yang paling berharga dalam musik bukanlah uang. Tapi fandom! Memelihara penggemar merupakan pekerjaan super keras tapi hal itu akan melunasi sebagian besar kerja keras Anda pada akhirnya. Ini berarti menjadi manusia adalah yang Utama dan menjadi musisi adalah yang nomor 2.

Super Fans benar-benar mencintai musik Anda dan akan mendukung dengan cara apapun yang mereka bisa, selama-lamanya. Jadi berbicaralah dengan penggemar Anda. Menemui mereka secara tatap muka. Hadirlah di sana ketika mereka menghubungi Anda. Mungkin salah satu hal terbaik untuk promosi musik DIY adalah nyata, hubungan fan-artis asli. Jadi bangunlah mereka.

UANG LEBIH, MASALAH KURANG!

Sekarang bahwa Anda memiliki beberapa arus kas ekstra, hal terbaik yang harus Anda lakukan adalah kembali berinvestasi ke dalam proyek Anda. Tetapkan dana artis yang akan hanya Anda sentuh ketika Anda harus menyentuhnya. Simpan dan gunakan dengan bijak untuk tumbuh proyek Anda yang lebih baik lagi.

Hanya jangan salahkan kami bila semua teman-teman Artis Anda yang cerdas mulai meminta bantuan pinjaman kepada Anda.
Scott Parsons

Scott Parsons adalah full-time music-enthusiast dan pemain pinball semi-profesional. Editor di LANDR.

Sumber : http://blog.landr.com/8-totally-overlooked-ways-get-paid-music/

15 Cara Mempromosikan Band Indie Kamu!

Terkenal dan ingin dipuja? Punya mimpi jadi band terkenal dan bisa manggung di venue besar dengan penonton ribuan? Mimpi kamu bisa kok jadi kenyataan asalkan ada kerja keras dan band kamu menghasilkan karya yang bisa diterima oleh masyarakat banyak. Untuk saat ini fokus dulu mempromosikan band indie agar lebih dikenal oleh pendengar genre musik yang kamu usung. Sekarang ada banyak cara yang bisa kamu gunakan untuk promosi karena medianya sudah semakin variatif, termasuk memanfaatkan media digital. Ini dia caranya agar band indie kamu bisa meroket.

1. Buat video demo

Sekarang sudah jamannya digital dan internet, kamu bisa memanfaatkan sarana untuk bisa bikin band indie kamu semakin punya nama dan nggak hanya lokal saja tapi juga global. Caranya adalah bikin video demo yang menarik misalnya video klip atau video jamming band kamu terus upload ke video streaming seperti YouTube. Link video di YouTube bisa kamu share ke media sosial yang lain dan semakin banyak menambah viewers.

2. Melalui situs livestreaming Indonesia zeemi.tv

Salah satu platform online lokal Indonesia yang pas untuk promosi band indie kamu adalah Zeemi.tv. Di sini kamu bisa membuat pertunjukan live streaming di mana pengunjung bisa mendengarkan lagu-lagu yang kamu mainkan dan memberikan komentar langsung ke kotak chatroom yang tersedia di samping panel video. Dengan begitu kamu juga bisa langsung tahu respon penonton kepada penampilan band kamu. Kan lumayan buat bahan masukan.

3. Promo via iTunes

Keping-keping CD mulai tergantikan dengan musik-musik dalam bentuk digital. Band indie kamu bisa banget memanfaatkan peluang ini dengan masuk ke pasar iTunes yang bisa diakses oleh semua orang di dunia. Sayangnya untuk bisa promo via iTunes butuh modal yang lumayan sebelum kamu bisa jadi terkenal.

4. Sudah mencoba Jamendo.com?

Jamendo merupakan situs music dan sebuah komunitas terbuka yang terdiri dari musisi indie dan pecinta music. Sejak Oktover 2015, Jamendo focus pada “free to play music” dan download untuk keperluan personal. Model bisnis yang dimiliki oleh website ini memberikan kesempatan kepada para musisi untuk bisa mendapatkan penghasilan melalui penjualan lisensi music yang digunakan untuk menyertakan musik dalam suatu video. Pada akhir tahun 2013, Jamendo menawarkan lebih dari 400.000 lagu dari 30.000 musisi yang berasal dari 150 negara yang tersebar di seluruh dunia.

5. Promo di BeatPort

BeatPort.com tadinya hanya untuk musisi yang bergenre elektronik atau hiphop saja. Tetapi sekarang semua jenis musik sudah masuk ke sini kok. Kamu bisa coba peruntungan kamu untuk mempromosikan band indie dengan cara digital melalui platform ini.

6. Bareng musisi ternama di SoundCloud.com

Di Indonesia nggak cuma Youtube saja yang digunakan untuk meng-upload lagu baru tapi SoundCloud juga populer. Di sini musisi band indie bisa terkenal karena pengunjung bisa bebas mendengarkan musik apa saja. Kamu juga bisa mengatur mau hanya bisa didengarkan saja atau juga bisa di-download.

7. Lebih dekat dengan fans melalui Bandcamp.com

Bandcamp dibangun pada tahun 2007 dengan tujuan untuk menjadi toko music online bagi para musisi indie. Di dalam situs ini, para pemusik mendapatkan pilihan untuk menjualnya seharga tertentu ada bahkan menawarkannya secara gratis dengan menawarkan pilihan untuk memperoleh donation dari para penikmat musiknya. Melalui hal ini, seorang musisi mendapatkan tempat di dalam dunia online scara gratis. Bandcamp juga dimanfaatkan oleh para pembuat game indie untuk menjual soundtrack dari gamenya..
8. Perluas jaringan di ReverbNation.com

Reverbnation.com adalah situs jejaring sosial yang banyak dimanfaatkan musisi baik indie maupun yang sudah besar. Di sini kamu bisa mengunggah lagu band indie dalam bentuk mp3 dan menyebarnya ke internet dengan fitur share.

9. Akun profil musik di MySpace.com

Yess benar sekali MySpace masih eksis sampai sekarang. Sempat menjadi website yang paling banyak dikunjungi pada tahun 2016, MySpace sempat surut akibat terkenda dampak dari semakin populernya facebook. Setelah berganti pemilik hingga 2 kali, website ini kembali hidup dengan total 50 juta pengunjung pada November lalu. Pantas untuk dicoba pastinya!

10. Bikin situs resmi atau blog resmi

Ada orang yang suka banget dengan band kamu tapi nggak bisa menemukan informasi yang lengkap tentang profil band. Ini bisa saja kejadian lho, makanya biar penggemar nggak menghilang, bikinlah situs resmi atau blog yang berisi mengenai profil band, personil, jadwal manggung, link download lagu demo, dan banyak lainnya. Pokoknya manfaatkan internet untuk promosi band indie semaksimal mungkin.

11. Sebar poster dan kartu nama

Kalau mau terkenal karena musik kalian, maka jangan takut untuk investasi awal alias keluar modal untuk promosi. Kalau lagu baru sudah selesai, kamu bisa bikin poster atau flyer untuk mengajak orang berkunjung ke situs band kamu dan men-download lagunya secara gratis. Namanya juga masih indie, gratisan dulu nggak apa-apa. Kartu nama juga penting untuk EO yang cari talent untuk mengisi acara atau produser yang mau membantu band kalian.

12. Kasih merchandise ke penonton

Selain menyebar nama melalui video atau livestream, kamu juga bisa memanfaatkan penggemar kamu untuk menyebarkan nama band. Caranya adalah bagi-bagi merchandise kepada penonton saat kamu tampil. Merch bisa berupa stiker yang bisa dipasang di mana-mana, atau bagi-bagi CD demo gratis.

13. Tembus radio off dan online

Masih banyak orang mau mendengarkan radio untuk mendengarkan lagu sambil beraktivitas. Kamu bisa manfaatkan peluang ini untuk mengajukan lagu demo band untuk promosi dan diputarkan di radio. Tergantung radionya sih mau memutarkan lagumu atau nggak, tapi kalau lagunya memang bagus pasti diputar kok. Atau kamu juga bisa memberikan lagu ke radio-radio internet yang bisa kamu cari di Google.

14. Rajin ikut festival musik

Banyak festival-festival musik untuk mengangkat karya-karya band indie yang bisa kamu ikuti baik di dalam maupun di luar negeri. Dengan rajin ikut festival, bukan hanya kamu akan dapat penggemar yang makin banyak tapi juga sebagai latihan performing.

15. Perlakukan pendukungmu sebaik-baiknya

Semua musisi hanya akan besar melalui para fansnya. Jadi mumpung masih indie dipuasi-puasin berinteraksi dengan fansmu. Karena fanslah yang akan menjadi motor bagi musik kamu di masa depan. Bergabunglah dan aktif di komunitas tempat para calon fansmu berada. Buat para fans untuk ikut merasakan perasaan kamu dalam menyanyi dan bermain musik.

 

Tentunya kesuksesan tidak akan datang secara mudah, dibutuhkan banyak pengorbanan baik untuk berbagai hal sebelum musik yang kamu miliki bisa didengarkan oleh banyak orang.

Kira-kira cara mana saja yang sudah kamu coba??

Sumber : http://blog.zeemi.tv/2016/02/terkenal-dan-ingin-dipuja-punya-mimpi.html

Cara Untuk Menjadi Terkenal dan Menghasilkan Uang Dengan Lagu Cover

Jika kita search ‘cover songs’ di YouTube akan ada banyak sekali para seniman yang meng-cover lagu-lagu dari para musisi ternama, dan tidak jarang mereka melakukannya dengan sangat baik dan menghasilkan banyak view dan subscriber, dan tentunya hingga menghasilkan uang dari iklan yang di-klik. Namun masih sangat jarang musisi Indonesia yang melakukannya, entah karena belum tahu caranya dan masih menganggap hal itu ilegal sehingga bisa dituntut oleh pemilik lagu, atau mungkin juga karena merasa ‘gengsi’ untuk membawakan lagu milik orang lain dan dianggap sebagai peniru. Untuk itulah kami ingin sharing informasi dari artikel yang menurut kami cukup menarik dan bisa dijadikan referensi bagi para musisi yang benar-benar ingin mencoba merilis lagu cover yang dianggapnya sangat prospek untuk dilakukan, atau sekedar penasaran bagaimana caranya sehingga ingin mencoba peruntungan disini. Apapun alasannya, kami harap artikel ini bermanfaat bagi anda semua. Selamat menikmati (Red, MII).

Berikut ini berasal dari Jeremie Varengo, CEO dari JTV Digital (Sebuah Agregator).

Anda semua tahu atau pernah mendengar tentang seniman menjadi terkenal setelah merilis lagu cover. Tapi ada kepercayaan umum bahwa eksploitasi komersil dari lagu-lagu cover membutuhkan otorisasi, bahwa itu adalah proses yang sulit untuk seorang artis/musisi independen, dll.

Hal itu tidak benar, dan saya akan menjelaskan kepada Anda bagaimana prosesnya.

Pertama, silakan mulai dengan menjalankan pencarian sederhana di iTunes atau YouTube dengan kata kunci ‘cover’ atau ‘versi cover / cover version’. Ada jutaan hasil. Jadi sepertinya ada market di sini, kan?

Apakah saya perlu otorisasi dari pemilik hak untuk secara komersil merilis lagu cover secara online?

Jawaban yang sederhana adalah tidak. Namun, di wilayah tertentu, Anda akan perlu untuk ‘memperjelas’ lagu, dengan kata lain membayar di depan kepada penulis lagu / penerbit royalti. Ini adalah kasus di Amerika Serikat, di mana royalti mekanisme sangatlah kontras dengan praktek internasional.

Cara termudah untuk melanjutkan proses adalah dengan menggunakan layanan yang disediakan oleh Songclearance atau Songfile. Anda akan dikenakan biaya beberapa dolar untuk biaya admin, maka Anda akan harus membayar royalti mekanisme berdasarkan jumlah download, streaming … dll

Ada lagi yang layak untuk saya sebutkan disini, Loudr.fm sebuah layanan distribusi digital yang memberikan pilihan untuk klien mereka mengurus untuk memperoleh lisensi mekanisme, dalam kasus mereka ingin melepaskan lagu cover (biaya admin dan royalti mekanisme kemudian dipotong dari keseimbangan penjualan seniman).

Setelah Anda mendapatkan lisensi (dokumen hukum dalam format pdf), Anda aman dan bisa melanjutkan ke langkah berikutnya.

Di luar Amerika Serikat, Anda tidak perlu menghapus lisensi mekanisme untuk rilis digital, karena royalti mekanisme dikumpulkan dan dibayarkan langsung ke penulis lagu dan penerbit oleh pengecer digital melalui LMK atau Lembaga Manajemen Kolektif (melalui cabang khusus mereka agar tepat sasaran) seperti SACEM / SDRM di Perancis, PRS / MCPS di Inggris … dll.

Untuk rilis fisik (CD atau Vinyl) , sebagai produser Anda akan perlu membayar hak mekanik pula setelah mengisi formulir selama proses manufaktur, tapi ini adalah topik yang lain.

Perhatikan bahwa mendapatkan lisensi mekanik tidak memberikan lisensi sinkronisasi / Synch License, meskipun hal itu adalah praktek yang ditoleransi di YouTube untuk meng-upload video lagu cover (dan beberapa pemilik hak bahkan mendorong praktek ini dengan memungkinkan orang untuk memonetisasi video ini; kenyataannya adalah bahwa ada mekanisme tersendiri sehingga mereka berbagi penghasilan dari monetisasi yang diizinkan ini dengan artis yang meng-cover lagu). Lain dari itu semua ini hanyalah publisitas gratis untuk lagu original.

Tapi tunggu: ada konsep untuk dipertimbangkan di luar AS, yaitu hak moral.

Untuk jaga-jaga jika versi lagu cover Anda dieksekusi dengan sangat buruk, atau membuat lagu aslinya menjadi konyol dengan cara apapun misalnya, Anda berpotensi mendapat masalah dengan penulis lagu asli atau penerbit, sehingga pentingnya melakukan hal-hal yang benar dan hanya merilis versi cover dengan kualitas terbaik.

Semua hal di atas hanya berlaku jika Anda tidak memodifikasi lagu asli secara signifikan; jika anda berencana untuk merilis sebuah adaptasi, dengan lirik baru misalnya, Anda perlu untuk menjangkau penerbit lagu asli untuk meminta hak menciptakan sebuah ‘karya turunan’.

Oke, saya sudah membersihkan lisensi mekanisme, apa yang harus saya lakukan sekarang?

Pada dasarnya ada 2 strategi untuk memasuki pasar yang sangat kompetitif ini:

1. Anda memiliki beberapa lagu milik Anda sendiri dan hanya ingin menggunakan lagu cover untuk mendapat perhatian lebih dari fans/calon fans.

2. Anda ingin mengkhususkan diri dalam versi lagu cover dengan tujuan untuk menghasilkan uang secara online.

Sebuah ‘pilihan 3’ akan menjadi kombinasi dari kedua hal diatas.

 

1. Mengcover lagu sebagai Launching karir Anda

Ini adalah strategi yang sangat valid jika Anda sudah siap dan memiliki album atau beberapa lagu, jika Anda sudah pernah tampil di panggung, jika Anda sudah memiliki basis fans… dll Dalam skenario seperti lagu cover sukses akan meningkatkan karir Anda dan pada dasarnya mempercepat untuk semakin dikenal oleh massa.

Tidak perlu memilih lagu yang super populer dari Top 10, Anda pada dasarnya dapat mengcover lagu yang Anda suka dan merasa nyaman membawakannya (baca: mengcover lagu yang tidak terkenal dari seorang seniman yang juga tidak dikenal, hanya karena Anda menyukainya, akan sama sekali tidak berguna).

2. Menjadi ‘Band/Penyanyi Spesialis Lagu Cover’

Disinilah kesenangan dimulai. Ini adalah bisnis yang sangat sulit, hanya menjalankan pencarian di SoundCloud, YouTube atau iTunes dan mendengarkan pesaing masa depan Anda (ada beberapa nama yang bisa Anda search di YouTube: Peter Hollens, Madilyn Bailey, Sam Tsui, J Rice… ). Sebagian besar seniman ini memiliki rekaman dan video berkualitas profesional. Ini adalah apa yang juga Anda perlukan nantinya (kecuali Anda sangat berbakat dan/atau menawarkan sesuatu yang sangat asli yang akan menjadi viral, beberapa shoot video dengan kualitas buruk di kamar mandi Anda, akan tetap layak …).

Lagu apa yang akan saya Cover?

Anda bisa lihat disini. Meskipun mungkin terlalu terlambat untuk mengcover ‘Wrecking Ball’nya Miley Cyrus, dan menemukan keberhasilan yang sama seperti artis ini misalnya, bertaruh pada artis-artis papan atas tentu strategi yang baik dan rendah risiko. Ada banyak informasi gratis dan dapat diakses di internet tentang para ‘artis top’ ini, misalnya Anda dapat menggunakan sumber daya ini dan melihat ‘Top 10 artis terlaris’ untuk penjualan digital.

Sebuah catatan versi cover yang sudah dilakukan dengan baik dan profesional antara lain Rihanna, Katy Perry atau Lady Gaga kemungkinan besar akan membawa Anda terkenal, dengan penjualan digital dan tentunya ratusan view yangcukup signifikan ribu views di YouTube, atau lebih …

Juga, jangan mengabaikan pentingnya SoundCloud untuk menyebarkan berita dan mendapatkan umpan balik dari pendengar, serta menghasilkan penjualan baru (dengan menambahkan buy-link ke track Anda).

Ini adalah kunci untuk memonitor tangga lagu digital untuk mengidentifikasi lagu yang paling sukses, tetapi juga mencoba untuk merasakan apa yang akan tren akan dalam beberapa minggu mendatang (untuk seorang seniman yang berbasis di Eropa, melihat tangga lagu AS dapat memberikan beberapa wawasan lagu besar berikutnya di Eropa).

Bersiaplah untuk bekerja dalam mode kilat, karena para seniman besar merilis materi baru kurang-lebihnya setiap 6 minggu sekali.

Bagaimana cara merilis lagu cover saya secara online?

Persis dengan cara yang sama seperti Anda akan merilis lagu sendiri, melalui distributor digital seperti CDBaby, Venzo Digital, TuneCore, JTV Digital … dll Jangan lupa untuk meng-upload video klip di YouTube dan audio Anda pada SoundCloud untuk memaksimalkan jangkauan , dampak dan penjualan / sungai.

Semoga berhasil!

___________________________

Jika Anda ingin pergi lebih jauh: menerima saran pribadi pada topik atau orang lain dari Jeremie Varengo, CEO dari JTV Digital di Fluence. JTV Digital juga memulai program untuk memilih artis untuk merilis lagu penutup, pengiriman dilakukan via musicxray.
Sumber : http://www.digitalmusicnews.com/permalink/2014/03/18/coversongsguide

10 Tips Untuk Mengembangkan Musisi Indie: Perencanaan Untuk Kelangsungan Karir & Kesuksesan

Buzz-plan adalah rilis digital pertama di seri Buzz – Sebuah panduan untuk mengembangkan musisi indie di Area San Francisco Bay. Ebook gratis ini adalah ciptaan dari Stefan Aronsen dari SF Intercom. Meskipun memiliki beberapa konten SF-related yang spesifik, mayoritas difokuskan pada kebutuhan musisi indie di berbagai daerah dan termasuk 10 tips tentang perencanaan, sesuatu yang banyak musisi indie tidak memikirkannya sampai hal itu sudah sangat terlambat.

Rencana yang dimaksud adalah sebagai download gratis untuk jangka waktu yang tertentu (terbatas), menurut Aronsen batas yang paling mungkin hitungan bulan bukan cuma hitungan hari atau minggu. Ini mencakup beberapa dokumen yang secara grafis mendukung, gambar-gambar yang menarik, tips dari berbagai musisi sekitar dalam memulai, merencanakan dan membuat jurnal. Ada juga section pendek dalam hal mengamen, hal-hal terkait hukum dan juga perjalanan/touring.

Ya, itu adalah sedikit dari banyak hal tapi adalah bagian yang menghibur yang membawa perspektif SF Intercom pada sebuah ebook. Dan terselip juga pada bagian akhir tentang 10 tips perencanaan yang juga dapat ditemukan di Panduan SF Intercom Buzz dan diringkas di bawah ini.

10 TIPS PERENCANAAN UNTUK KELANGSUNGAN KARIR BAND INDIE

1. MENCIPTAKAN SEBUAH RENCANA KERJA:

Sangatlah penting bahwa semua anggota band Anda tahu apa tujuan dari band tersebut. Dapatkan masukan dari rekan-rekan band Anda dan tuliskan tujuan kalian.

2. MENETAPKAN RENCANA ANDA DALAM JURNAL:

Buat sistem untuk menjaga ide-ide Anda terorganisir. Yang penting adalah catatan akan jejak dari ide-ide yang ada.

3. KENALILAH DIRI ANDA SEBELUM ANDA MENGATAKAN PADA ORANG LAIN TENTANG SIAPA MEREKA :

Tetapkan siapa diri Anda dan/atau Band Anda. Ketahui apa tujuan Anda, di mana Anda sekarang, dan ke mana Anda akan pergi. Orang lain akan melihat ini, dan menyebut Anda sebagai band yang memiliki tujuan.

4. AMBILLAH RISIKO, TAPI JANGAN TERLALU BERISIKO:

Ada saatnya dalam setiap karir di mana Anda perlu untuk merubah apa yang sudah kita yakini sebelumnya, tetapi juga harus penuh perhitungan. Jangan mengambil lompatan ketika hanya satu langkah kecil adalah satu-satunya hal yang band Anda perlukan.

5. JANGAN MENJADI MURAH ATAU ANDA AKAN TERLIHAT MURAH:

Banyak band menggunakan alternatif promosi murah untuk produk komersial yang lebih mahal. Sisi buruknya adalah Anda akan terlihat murah! Anda tidak sadar bahwa Anda sedang dihakimi tapi saya menerima brosur / cd / poster kumuh Anda dan langsung menghakimi Anda.

6. JANGAN MENGHABISKAN LEBIH DARI YANG LAYAK UNTUK DIHABISKAN:

Anda bukan band pertama yang membutuhkan cd dan Anda bukan yang pertama membuat website. Gunakan band lainnya sebagai acuan ketika membuat keputusan besar seperti ini.

7. JANGAN MEMBUAT LEBIH DARI YANG ANDA BISA JUAL:

Jangan sampai tertipu dengan lebih banyak membeli daripada menjual. Anda bisa mengambil satu dolar per cd, tapi uang di tangan lebih baik daripada uang dalam bentuk disk plastik.

8. JANGAN MEMBUAT KESALAHAN YANG SAMA DENGAN YANG BAND LAIN PERNAH BUAT:

Belajar dan tumbuh dari kesalahan band lain. Sebelum memulai proyek berikutnya, lakukan penelitian! Cari tahu bagaimana orang lain telah melakukannya lalu membuat pilihan Anda berdasarkan itu.

9. JANGAN MEMBATASI DIRI, EXPLORE PILIHAN ALTERNATIF:

Band “A” membuat selebaran, band “A” mem-posting pada halaman Myspace dan Facebooknya, band “A” bukanlah Anda! Penggemar Anda mungkin tidak pergi di mana band fans “A” pergi. Bagaimana Anda akan mencapai mereka?

10. EVALUASI DAN RE-EVALUASI RENCANA ANDA DENGAN RUTIN:

Bersiaplah untuk mengubah, mengubah dan kembali mengubah rencana Anda. Anda harus fleksibel dan siap untuk beradaptasi. Simpanlah kronologi perubahan Anda dan rencana baru dalam jurnal Anda. Akan selalu mungkin bagi Anda untuk kembali ke rencana awal Anda sebelumnya.

Seperti daftar dari beberapa tips umumnya, poin-poin diatas tidak dapat dianggap sebagai Kitab Suci melainkan sebagai cara untuk membantu Anda melangkah mundur dan mempertimbangkan apa yang Anda sedang lakukan. Tetapi walaupun Anda menolak gagasan tentang perencanaan ke depan, Perencanaan memiliki konten yang menarik untuk setiap musisi indie dan hal itu penuh dengan gambaran bagus untuk di-evaluasi jika Anda merasa tersakiti oleh banyaknya penolakan atas karya-karya Anda.

Hypebot Fitur Penulis Clyde Smith tetap menulis secara freelance di Flux Research and Music Industry Resources di Music Biz Blog.
Sumber : http://www.hypebot.com/hypebot/2012/03/10-tips-for-emerging-indie-musicians-planning-for-survival-success.html

Music Marketers

5 Karakter Yang Dimiliki Oleh Para Marketer Musik Yang Sukses

Musik sudah direkam dan album juga sudah selesai, sekarang kita beralih perhatian pada aspek marketing yang sesungguhnya dari Album kita. Memasarkan album sangatlah rumit, ada banyak sekali pilihan bagi para artis/musisi. Kita harus mempertimbangkan apakah kita mau menjual produk fisik berupa CD/DVD/Vinyl ataukah produk digital download dan streaming. Kita juga harus memikirkan strategi marketing video dan juga jejaring sosial. Beberapa musisi menyerahkannya pada sebuah firma PR (Public Relations) atau ke Agency media sosial untuk membuat sebuah kampanye marketing dan beberapa musisi lain memilih untuk melakukannya sendiri. Kunci untuk menjadi pemasar/marketer musik yang sukses adalah dengan mendesain sebuah perencanaan. Berikut adalah lima karaktristik dari para marketer musik yang sukses.
Continue reading

marketing system

Tips Dalam Membangun Sistem Marketing Musik

Hal utama perlu diperhatikan dalam membangun sistem Musik Marketing adalah dengan tidak memisahkan proses marketing  dengan produk ( konten musik/lagu ) dan objek sang musisi itu sendiri. Lagu-lagu yang dijual haruslah berkualitas dan tepat sasaran agar dapat laris dipasaran yang sudah ditargetkan, dan sang musisi yang membawakannya-pun haruslah menjadi promotor utama dalam memasarkan produk-produknya.

Berikut elelemen-elemen yang mendukung kesuksesan dari proses marketing/pemasaran tersebut.

  1. Penulisan/penciptaan lagu, recording/rekaman dan bawakan lagu-lagu tersebut, semuanya dengan kualitas. Hal ini merupakan inti dari kesuksesan yaitu kualitas produk. Semua proses marketing akan sia-sia jika kualitas musik kita hanya seadanya. Continue reading
strategi online marketing

Strategi Online Music Marketing dan Manajemen Artis

Pengertian music marketing sebenarnya simpel : mengimplementasikan ‘Brand Development’ kedalam produk musik. Sudah selayaknya para musisi dan juga seniman lainnya mulai memperlakukan hasil karyanya sebagai sebuah bisnis, yaitu memonetesasi produknya agar bisa berkembang dan terus berkembang – bukan untuk sekedar terkenal sesaat lalu hilang begitu saja tanpa ada kontinuitas.

Mari kita bahas mengenai step-by-step poses dari online music-marketing ini.

1. Desain dan Developmen Website

Website dari seorang artis dapat diibaratkan sebuah Channel dalam music marketing, harus bisa menjadi sarana untuk berinteraksi dan mempresentasikan diri kepada para pengunjung yang belum menjadi fans-nya sekaligus memberikan berita-berita terbaru untuk para fans setianya. Kontennya harus selalu up-to-date setidaknya sebulan sekali diperbarui. Hal ini tidak hanya berpengaruh terhadap fans yang selalu ingin mengetahui kabar terbaru dari artis idolanya, namun juga berguna untuk SEO ( Search Engine Optimization ). Continue reading

marketing musik

Strategi Marketing Musisi Dunia – Panduan Untuk Pemula

Keahlian untuk memasarkan musik adalah suatu keahlian khusus yang tidak dimiliki oleh semua musisi. Hal ini terdengar Ironis apabila seorang Seniman yang berhasil memuat banyak karya seni yang berkualitas namun tidak memiliki kemampuan untuk menjual hasil karya mereka sehingga mereka tidak mendapatkan Royalti yang maksimal  atas kerja keras dan kreatifitasnya. Oleh karena itulah sudah sepatutnya tiap musisi memahami betul bagaimana cara memasarkan hasil karyanya sehingga bisa dinikmati oleh masyarakat dan mendapatkan imbalan sesuai dengan kerja keras dan kreatifitasnya itu.

Tentang Music Marketing

Music Marketing/Pemasaran Musik yang biasa juga disebut Promosi Musik adalah aktifitas untuk memasarkan musik sehingga musik tersebut bisa didengar/dinikmati oleh banyak masyarakat. Tanpa adanya aktifitas pemasaran ini tidak mungkin musik kita dapat didengar oleh orang lain, bahkan kemungkinan besar mereka tidak akan tahu kalau kita sudah membuat musik. Apabila kita memberitahu beberapa teman/keluarga bahwa kita telah membuat musik dan memperdengarkannya kepada mereka, maka kita sudah bisa disebut melakukan Pemasaran Sederhana untuk musik kita, namun tentunya hasilnya-pun tidak maksimal sesuai dengan usahanya yang simpel. Sedangkan cara lain yang lebih kompleks dan lebih membutuhkan kerja keras dan juga biaya lebih juga banyak yang bisa dilakukan seperti manggung di tempat-tempat tertentu, tampil di acara-acara TV, upload video di Youtube, upload musik di Situs-situs yang menyajikan musik, atau membuat Website khusus yang menyajikan semua Informasi dan hasil karya berupa Audio-Video-Photo kita atau Band kita dan mempromosikannya secara offline maupun online melalui situs-situs jejaring sosial seperti Facebook, Twitter, Google+, Pinterest dll.
Continue reading