Category Archives: Industri Film & TV

8 Cara Yang Sudah Sangat Terabaikan Untuk Mendapatkan Uang Dari Musik Anda

Musisi tidak bisa menghasilkan uang. Atau bisa?

Era dimana orang-orang rela membayar demi mendengarkan musik sudah usai. Jika Anda ingin mendengarkan musik semua yang dibutuhkan adalah beberapa klik atau tap jari.

Jadi ini harus berarti bahwa karir para musisi sudah tamat ? Salah.

Ini berarti bahwa untuk ‘menjual’ diri Anda, Anda harus mengetahui bagaimana untuk mempromosikan musik Anda. Dan hal itu akan membutuhkan kreativitas seperti yang Anda gunakan untuk membuat musik sehari-hari.

Berikut ini 8 Cara Yang Sudah Sangat Terlupakan Untuk Mendapatkan Uang Dari Musik Anda

1. Berikan Musik Anda Secara Gratis, Namun Lakukan Dengan Cantik

Tidak cukup lagi hanya sekedar menjual album Anda. Sistem Live Streaming pasti telah membuat penjualan musik jadi sedikit aneh.

“Ketika sebuah proses menjadi aneh, keanehan berubah menjadi sebuah profesionalisme.” – Hunter S. Thompson (seorang Jurnalis dan pengarang asal US yang menciptakan gaya penulisan yang mengaburkan batasan antara penulis dengan subyeknya, fiksi dengan nonfiksi. -Red.)

Para konsumen masih ingin memberikan dukungan terhadap musik. Mereka hanya menginginkan sesuatu yang lebih istimewa, dan menurut anggapan mereka sendiri.Itu sebabnya banyak seniman telah mulai memberikan album gratis tapi sebelumnya dengan beberapa penawaran extra.

Bagaimana Anda menjual atau memberikan album Anda harus sama kreatifnya seperti musik itu sendiri. Jadilah kreatif tentang bagaimana Anda mendapatkan album Anda di luar sana. Menjual pengalaman dan bukan menjual sebuah ‘benda’.

2. Fiverr

Fiverr adalah salah satu tempat yang paling cepat berkembang untuk musisi untuk menjual musik mereka.

Ini adalah komunitas online di mana orang dapat menjual jasa mereka mulai dari $ 5-termasuk penjualan ketukan/beat, lagu dan layanan musik terkait lainnya untuk berbagai tujuan.
Sudah ada komunitas besar orang menjual lagu di Fiverr tapi masih tidak terlalu sulit tampil. Hot Tips: lagu yang telah dijalankan melalui Software Mastering cenderung lebih menonjol dan memiliki daya jual yang lebih baik.

3. Musisi Dibayar Royalti Setiap Harinya Dan Begitu pula dengan ANDA

Apakah Anda tahu bahwa seniman yang membuat sebuah lagu itu dibayar setiap kali Anda mendengar musik dalam lift ? Saya tidak akan menyuruh Anda untuk membuat musik lift (tetapi jika Anda mau ya silahkan), apa yang harus Anda lakukan adalah terlibat dengan organisasi yang mengurus royalti bagi seniman.

socanascap

Di AS namanya ASCAP. Di Kanada namanya SOCAN. Tapi kebanyakan negara-negara besar memiliki layanan yang mengurus royalti bagi seniman. Pada tahun 2014, ASCAP dibayarkan $ 883.500.000 untuk seniman. Nah itu sejumlah uang besar.

(Di Indonesia juga ada beberapa organisasi yang juga mengurusi Royalti Seniman, organisasi tersebut disebut Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) atau dalam bahasa Inggris disebut dengan Collective Management Organization atau CMO. Anda bisa mencari di Google untuk menentukan LMK mana yang akan Anda pakai -Red.)

4. Dapatkan Sinkronisasi ( Sync License )

Sinkronisasi, kadang-kadang disebut penempatan, mengacu pada musik yang digunakan dalam media lain seperti acara TV, film, atau iklan komersil. Penempatan biasanya diatur melalui supervisor musik atau agen penempatan. Mereka menggunakan perpustakaan suara untuk menemukan musik untuk proyek-proyek mereka.

Salah satu situs terbaik untuk memulai dengan Sync adalah Versus Media. Mereka menempatkan seniman yang berhubungan dengan TV dan Film proyek-proyek kecil yang memerlukan musik. Ditambah lagi gratis untuk bergabung menjadi anggota.

Pompa Audio juga bagus untuk penempatan. Hanya mengirimkan 2 lagu untuk mendapatkan ‘lampu hijau’ kemudian Anda bisa meng-upload sebanyak yang Anda ingin di perpustakaan mereka.

5. Berinvestasilah Pada Diri Sendiri

Ada cara untuk menghabiskan sedikit demi menciptakan banyak hal. Hampir semua pada daftar disini yang membutuhkan sedikit modal untuk pembuatan t-shirt, membuat rekaman dan semua biaya nyata lainnya. Tapi cara termudah dan terbaik untuk berinvestasi dalam musik Anda adalah untuk memastikannya terdengar mutlak sempurna sebelum Anda mulai membelanjakan hal-hal lainnya. Berinvestasi di mastering audio yang baik sangatlah penting untuk memastikan musik Anda akan terdengar sempurna dalam segala situasi pemutaran.

6. YouTube IDS

Youtube adalah layanan musik streaming nomer 1 di internet, mengalahkan iTunes, Spotify, dan Tidal. Jika musik Anda diunggah maka Anda harus dibayar untuk itu. Youtube memiliki sistem yang disebut Content ID yang bisa menemukan di mana lagu Anda sedang digunakan di Youtube.

contentID

Jika menemukan musik Anda di suatu tempat dan Anda adalah pemilik hak cipta, Anda dapat memilih untuk menguangkannya dengan menempatkan iklan pada video. Hal ini seperti memiliki Booking Agent (Agen Pemesanan) kecil-kecilan milik Anda sendiri.

Cari tahu lebih lanjut tentang Youtube Content ID disini.

7. Jalankan MERCHANDISE

Merch adalah hal yang pasti, tapi juga menjadi sebuah seni yang hilang. Entah itu menjual t-shirt dan CD/DVD saat show, atau menjual sepatu Anda di toko online, merch adalah cara yang bagus (dan terjangkau) untuk mendatangkan penghasilan.

Fans menginginkan sesuatu yang otentik yang berasal dari artis-sesuatu yang seringkali tidak bisa dilakukan oleh aliran digital. Jadi berikan mereka pilihan. Juga tidak harus dilakukan secara pribadi, Website seperti BigCartel dan Bandcamp memberikan fasilitas kepada para artis berupa ‘alat bebas stres’ yang mereka perlukan untuk menjual merch.

8. SUPER-FANS

Mata uang yang paling berharga dalam musik bukanlah uang. Tapi fandom! Memelihara penggemar merupakan pekerjaan super keras tapi hal itu akan melunasi sebagian besar kerja keras Anda pada akhirnya. Ini berarti menjadi manusia adalah yang Utama dan menjadi musisi adalah yang nomor 2.

Super Fans benar-benar mencintai musik Anda dan akan mendukung dengan cara apapun yang mereka bisa, selama-lamanya. Jadi berbicaralah dengan penggemar Anda. Menemui mereka secara tatap muka. Hadirlah di sana ketika mereka menghubungi Anda. Mungkin salah satu hal terbaik untuk promosi musik DIY adalah nyata, hubungan fan-artis asli. Jadi bangunlah mereka.

UANG LEBIH, MASALAH KURANG!

Sekarang bahwa Anda memiliki beberapa arus kas ekstra, hal terbaik yang harus Anda lakukan adalah kembali berinvestasi ke dalam proyek Anda. Tetapkan dana artis yang akan hanya Anda sentuh ketika Anda harus menyentuhnya. Simpan dan gunakan dengan bijak untuk tumbuh proyek Anda yang lebih baik lagi.

Hanya jangan salahkan kami bila semua teman-teman Artis Anda yang cerdas mulai meminta bantuan pinjaman kepada Anda.
Scott Parsons

Scott Parsons adalah full-time music-enthusiast dan pemain pinball semi-profesional. Editor di LANDR.

Sumber : http://blog.landr.com/8-totally-overlooked-ways-get-paid-music/

music for Film n tv shows

5 Cara Ampuh Untuk Dapat Menjual Musik di Industri TV dan Film

Komposer David Whiteside menawarkan nasehat untuk para musisi dalam me-lisensi-kan musiknya untuk acara TV dan Film.

Maraknya channel-channel TV kabel baru di seluruh dunia sekarang ini telah membuka banyak peluang untuk penempatan musik di industri pertelevisian dan Film. Dari banyak sisi, ini menjadi hal yang baik untuk para produser dan komposer, yang dalam artikel ini menjadi target utama nasehat ini ditujukan. Dan masih, kompetisi untuk penempatan musik sangatlah ketat. Tentunya aturan main tetap sama : semakin banyak kontrak = semakin banyak uang yang didapat : dan berikut 5 hal yang bisa kita lakukan untuk mengimprofisasi pekerjaan kita di dunia musik.

1. Berfikirlah Seperti Seorang Tukang Pembuat Musik, Bukan Seorang Artis

Ada yang namanya seni dalam mambangun musik agar mendapatkan kontrak/penempatan secara rutin, khususnya di industri pertelevisian. Ini bukan tentang menciptakan sebuah lagu yang dahsyat sepanjang zaman, walaupun tentunya hal itu juga bisa membantu; kita berbicara tentang musik yang sebenarnya bisa digunakan untuk gambar. Apa maksudnya ? Musik-musik yang telah mendapat tempat di Televisi sebenarnya memiliki karakteristik tertentu yang membuatnya bisa digunakan dan mudah untuk dipakai kerja. Contohnya, instrumental yang memiliki intro yang cepat, seperti satu bar kata/ritme yang pendek  atau sebuah penekanan not yang sederhana, akan lebih banyak digunakan daripada track yang memiliki intro dengan lirik yang heroik sekalipun, karena intro yang cepat dan langsung sangatlah mudah digunakan untuk editor film. Aktifitas melodis adalah contoh lainnya, dimana sebuah potongan musik dengan melodi yang terlalu aktif, akan sangat jarang digunakan jika bercampur dengan dialog atau akan mengacaukan fokus di layar. Prinsip-prinsip serupa bisa diaplikasikan dalam menulis lagu untuk lisensi film dan TV, terutama dalam hal-hal subyektif.  Lagu-lagu depresi tentang perjuangan hidup kan sangat jarang digunakan. Sebaliknya lagu-lagu positif, menyenangkan dan enerjik mendapatkan lebih banyak penempatan kedepannya (repeat placements).

Sewaktu kita menulis lagu untuk TV dan film, ingatlah bahwa hal-hal yang berpotensi untuk mungkin bukanlah hal-hal yang ada di dalam hati kita, namun itu mungkin lebih baik dalam menghasilkan income untuk kita. Continue reading