8 Cara Yang Sudah Sangat Terabaikan Untuk Mendapatkan Uang Dari Musik Anda

Musisi tidak bisa menghasilkan uang. Atau bisa?

Era dimana orang-orang rela membayar demi mendengarkan musik sudah usai. Jika Anda ingin mendengarkan musik semua yang dibutuhkan adalah beberapa klik atau tap jari.

Jadi ini harus berarti bahwa karir para musisi sudah tamat ? Salah.

Ini berarti bahwa untuk ‘menjual’ diri Anda, Anda harus mengetahui bagaimana untuk mempromosikan musik Anda. Dan hal itu akan membutuhkan kreativitas seperti yang Anda gunakan untuk membuat musik sehari-hari.

Berikut ini 8 Cara Yang Sudah Sangat Terlupakan Untuk Mendapatkan Uang Dari Musik Anda

1. Berikan Musik Anda Secara Gratis, Namun Lakukan Dengan Cantik

Tidak cukup lagi hanya sekedar menjual album Anda. Sistem Live Streaming pasti telah membuat penjualan musik jadi sedikit aneh.

“Ketika sebuah proses menjadi aneh, keanehan berubah menjadi sebuah profesionalisme.” – Hunter S. Thompson (seorang Jurnalis dan pengarang asal US yang menciptakan gaya penulisan yang mengaburkan batasan antara penulis dengan subyeknya, fiksi dengan nonfiksi. -Red.)

Para konsumen masih ingin memberikan dukungan terhadap musik. Mereka hanya menginginkan sesuatu yang lebih istimewa, dan menurut anggapan mereka sendiri.Itu sebabnya banyak seniman telah mulai memberikan album gratis tapi sebelumnya dengan beberapa penawaran extra.

Bagaimana Anda menjual atau memberikan album Anda harus sama kreatifnya seperti musik itu sendiri. Jadilah kreatif tentang bagaimana Anda mendapatkan album Anda di luar sana. Menjual pengalaman dan bukan menjual sebuah ‘benda’.

2. Fiverr

Fiverr adalah salah satu tempat yang paling cepat berkembang untuk musisi untuk menjual musik mereka.

Ini adalah komunitas online di mana orang dapat menjual jasa mereka mulai dari $ 5-termasuk penjualan ketukan/beat, lagu dan layanan musik terkait lainnya untuk berbagai tujuan.
Sudah ada komunitas besar orang menjual lagu di Fiverr tapi masih tidak terlalu sulit tampil. Hot Tips: lagu yang telah dijalankan melalui Software Mastering cenderung lebih menonjol dan memiliki daya jual yang lebih baik.

3. Musisi Dibayar Royalti Setiap Harinya Dan Begitu pula dengan ANDA

Apakah Anda tahu bahwa seniman yang membuat sebuah lagu itu dibayar setiap kali Anda mendengar musik dalam lift ? Saya tidak akan menyuruh Anda untuk membuat musik lift (tetapi jika Anda mau ya silahkan), apa yang harus Anda lakukan adalah terlibat dengan organisasi yang mengurus royalti bagi seniman.

socanascap

Di AS namanya ASCAP. Di Kanada namanya SOCAN. Tapi kebanyakan negara-negara besar memiliki layanan yang mengurus royalti bagi seniman. Pada tahun 2014, ASCAP dibayarkan $ 883.500.000 untuk seniman. Nah itu sejumlah uang besar.

(Di Indonesia juga ada beberapa organisasi yang juga mengurusi Royalti Seniman, organisasi tersebut disebut Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) atau dalam bahasa Inggris disebut dengan Collective Management Organization atau CMO. Anda bisa mencari di Google untuk menentukan LMK mana yang akan Anda pakai -Red.)

4. Dapatkan Sinkronisasi ( Sync License )

Sinkronisasi, kadang-kadang disebut penempatan, mengacu pada musik yang digunakan dalam media lain seperti acara TV, film, atau iklan komersil. Penempatan biasanya diatur melalui supervisor musik atau agen penempatan. Mereka menggunakan perpustakaan suara untuk menemukan musik untuk proyek-proyek mereka.

Salah satu situs terbaik untuk memulai dengan Sync adalah Versus Media. Mereka menempatkan seniman yang berhubungan dengan TV dan Film proyek-proyek kecil yang memerlukan musik. Ditambah lagi gratis untuk bergabung menjadi anggota.

Pompa Audio juga bagus untuk penempatan. Hanya mengirimkan 2 lagu untuk mendapatkan ‘lampu hijau’ kemudian Anda bisa meng-upload sebanyak yang Anda ingin di perpustakaan mereka.

5. Berinvestasilah Pada Diri Sendiri

Ada cara untuk menghabiskan sedikit demi menciptakan banyak hal. Hampir semua pada daftar disini yang membutuhkan sedikit modal untuk pembuatan t-shirt, membuat rekaman dan semua biaya nyata lainnya. Tapi cara termudah dan terbaik untuk berinvestasi dalam musik Anda adalah untuk memastikannya terdengar mutlak sempurna sebelum Anda mulai membelanjakan hal-hal lainnya. Berinvestasi di mastering audio yang baik sangatlah penting untuk memastikan musik Anda akan terdengar sempurna dalam segala situasi pemutaran.

6. YouTube IDS

Youtube adalah layanan musik streaming nomer 1 di internet, mengalahkan iTunes, Spotify, dan Tidal. Jika musik Anda diunggah maka Anda harus dibayar untuk itu. Youtube memiliki sistem yang disebut Content ID yang bisa menemukan di mana lagu Anda sedang digunakan di Youtube.

contentID

Jika menemukan musik Anda di suatu tempat dan Anda adalah pemilik hak cipta, Anda dapat memilih untuk menguangkannya dengan menempatkan iklan pada video. Hal ini seperti memiliki Booking Agent (Agen Pemesanan) kecil-kecilan milik Anda sendiri.

Cari tahu lebih lanjut tentang Youtube Content ID disini.

7. Jalankan MERCHANDISE

Merch adalah hal yang pasti, tapi juga menjadi sebuah seni yang hilang. Entah itu menjual t-shirt dan CD/DVD saat show, atau menjual sepatu Anda di toko online, merch adalah cara yang bagus (dan terjangkau) untuk mendatangkan penghasilan.

Fans menginginkan sesuatu yang otentik yang berasal dari artis-sesuatu yang seringkali tidak bisa dilakukan oleh aliran digital. Jadi berikan mereka pilihan. Juga tidak harus dilakukan secara pribadi, Website seperti BigCartel dan Bandcamp memberikan fasilitas kepada para artis berupa ‘alat bebas stres’ yang mereka perlukan untuk menjual merch.

8. SUPER-FANS

Mata uang yang paling berharga dalam musik bukanlah uang. Tapi fandom! Memelihara penggemar merupakan pekerjaan super keras tapi hal itu akan melunasi sebagian besar kerja keras Anda pada akhirnya. Ini berarti menjadi manusia adalah yang Utama dan menjadi musisi adalah yang nomor 2.

Super Fans benar-benar mencintai musik Anda dan akan mendukung dengan cara apapun yang mereka bisa, selama-lamanya. Jadi berbicaralah dengan penggemar Anda. Menemui mereka secara tatap muka. Hadirlah di sana ketika mereka menghubungi Anda. Mungkin salah satu hal terbaik untuk promosi musik DIY adalah nyata, hubungan fan-artis asli. Jadi bangunlah mereka.

UANG LEBIH, MASALAH KURANG!

Sekarang bahwa Anda memiliki beberapa arus kas ekstra, hal terbaik yang harus Anda lakukan adalah kembali berinvestasi ke dalam proyek Anda. Tetapkan dana artis yang akan hanya Anda sentuh ketika Anda harus menyentuhnya. Simpan dan gunakan dengan bijak untuk tumbuh proyek Anda yang lebih baik lagi.

Hanya jangan salahkan kami bila semua teman-teman Artis Anda yang cerdas mulai meminta bantuan pinjaman kepada Anda.
Scott Parsons

Scott Parsons adalah full-time music-enthusiast dan pemain pinball semi-profesional. Editor di LANDR.

Sumber : http://blog.landr.com/8-totally-overlooked-ways-get-paid-music/

15 Cara Mempromosikan Band Indie Kamu!

Terkenal dan ingin dipuja? Punya mimpi jadi band terkenal dan bisa manggung di venue besar dengan penonton ribuan? Mimpi kamu bisa kok jadi kenyataan asalkan ada kerja keras dan band kamu menghasilkan karya yang bisa diterima oleh masyarakat banyak. Untuk saat ini fokus dulu mempromosikan band indie agar lebih dikenal oleh pendengar genre musik yang kamu usung. Sekarang ada banyak cara yang bisa kamu gunakan untuk promosi karena medianya sudah semakin variatif, termasuk memanfaatkan media digital. Ini dia caranya agar band indie kamu bisa meroket.

1. Buat video demo

Sekarang sudah jamannya digital dan internet, kamu bisa memanfaatkan sarana untuk bisa bikin band indie kamu semakin punya nama dan nggak hanya lokal saja tapi juga global. Caranya adalah bikin video demo yang menarik misalnya video klip atau video jamming band kamu terus upload ke video streaming seperti YouTube. Link video di YouTube bisa kamu share ke media sosial yang lain dan semakin banyak menambah viewers.

2. Melalui situs livestreaming Indonesia zeemi.tv

Salah satu platform online lokal Indonesia yang pas untuk promosi band indie kamu adalah Zeemi.tv. Di sini kamu bisa membuat pertunjukan live streaming di mana pengunjung bisa mendengarkan lagu-lagu yang kamu mainkan dan memberikan komentar langsung ke kotak chatroom yang tersedia di samping panel video. Dengan begitu kamu juga bisa langsung tahu respon penonton kepada penampilan band kamu. Kan lumayan buat bahan masukan.

3. Promo via iTunes

Keping-keping CD mulai tergantikan dengan musik-musik dalam bentuk digital. Band indie kamu bisa banget memanfaatkan peluang ini dengan masuk ke pasar iTunes yang bisa diakses oleh semua orang di dunia. Sayangnya untuk bisa promo via iTunes butuh modal yang lumayan sebelum kamu bisa jadi terkenal.

4. Sudah mencoba Jamendo.com?

Jamendo merupakan situs music dan sebuah komunitas terbuka yang terdiri dari musisi indie dan pecinta music. Sejak Oktover 2015, Jamendo focus pada “free to play music” dan download untuk keperluan personal. Model bisnis yang dimiliki oleh website ini memberikan kesempatan kepada para musisi untuk bisa mendapatkan penghasilan melalui penjualan lisensi music yang digunakan untuk menyertakan musik dalam suatu video. Pada akhir tahun 2013, Jamendo menawarkan lebih dari 400.000 lagu dari 30.000 musisi yang berasal dari 150 negara yang tersebar di seluruh dunia.

5. Promo di BeatPort

BeatPort.com tadinya hanya untuk musisi yang bergenre elektronik atau hiphop saja. Tetapi sekarang semua jenis musik sudah masuk ke sini kok. Kamu bisa coba peruntungan kamu untuk mempromosikan band indie dengan cara digital melalui platform ini.

6. Bareng musisi ternama di SoundCloud.com

Di Indonesia nggak cuma Youtube saja yang digunakan untuk meng-upload lagu baru tapi SoundCloud juga populer. Di sini musisi band indie bisa terkenal karena pengunjung bisa bebas mendengarkan musik apa saja. Kamu juga bisa mengatur mau hanya bisa didengarkan saja atau juga bisa di-download.

7. Lebih dekat dengan fans melalui Bandcamp.com

Bandcamp dibangun pada tahun 2007 dengan tujuan untuk menjadi toko music online bagi para musisi indie. Di dalam situs ini, para pemusik mendapatkan pilihan untuk menjualnya seharga tertentu ada bahkan menawarkannya secara gratis dengan menawarkan pilihan untuk memperoleh donation dari para penikmat musiknya. Melalui hal ini, seorang musisi mendapatkan tempat di dalam dunia online scara gratis. Bandcamp juga dimanfaatkan oleh para pembuat game indie untuk menjual soundtrack dari gamenya..
8. Perluas jaringan di ReverbNation.com

Reverbnation.com adalah situs jejaring sosial yang banyak dimanfaatkan musisi baik indie maupun yang sudah besar. Di sini kamu bisa mengunggah lagu band indie dalam bentuk mp3 dan menyebarnya ke internet dengan fitur share.

9. Akun profil musik di MySpace.com

Yess benar sekali MySpace masih eksis sampai sekarang. Sempat menjadi website yang paling banyak dikunjungi pada tahun 2016, MySpace sempat surut akibat terkenda dampak dari semakin populernya facebook. Setelah berganti pemilik hingga 2 kali, website ini kembali hidup dengan total 50 juta pengunjung pada November lalu. Pantas untuk dicoba pastinya!

10. Bikin situs resmi atau blog resmi

Ada orang yang suka banget dengan band kamu tapi nggak bisa menemukan informasi yang lengkap tentang profil band. Ini bisa saja kejadian lho, makanya biar penggemar nggak menghilang, bikinlah situs resmi atau blog yang berisi mengenai profil band, personil, jadwal manggung, link download lagu demo, dan banyak lainnya. Pokoknya manfaatkan internet untuk promosi band indie semaksimal mungkin.

11. Sebar poster dan kartu nama

Kalau mau terkenal karena musik kalian, maka jangan takut untuk investasi awal alias keluar modal untuk promosi. Kalau lagu baru sudah selesai, kamu bisa bikin poster atau flyer untuk mengajak orang berkunjung ke situs band kamu dan men-download lagunya secara gratis. Namanya juga masih indie, gratisan dulu nggak apa-apa. Kartu nama juga penting untuk EO yang cari talent untuk mengisi acara atau produser yang mau membantu band kalian.

12. Kasih merchandise ke penonton

Selain menyebar nama melalui video atau livestream, kamu juga bisa memanfaatkan penggemar kamu untuk menyebarkan nama band. Caranya adalah bagi-bagi merchandise kepada penonton saat kamu tampil. Merch bisa berupa stiker yang bisa dipasang di mana-mana, atau bagi-bagi CD demo gratis.

13. Tembus radio off dan online

Masih banyak orang mau mendengarkan radio untuk mendengarkan lagu sambil beraktivitas. Kamu bisa manfaatkan peluang ini untuk mengajukan lagu demo band untuk promosi dan diputarkan di radio. Tergantung radionya sih mau memutarkan lagumu atau nggak, tapi kalau lagunya memang bagus pasti diputar kok. Atau kamu juga bisa memberikan lagu ke radio-radio internet yang bisa kamu cari di Google.

14. Rajin ikut festival musik

Banyak festival-festival musik untuk mengangkat karya-karya band indie yang bisa kamu ikuti baik di dalam maupun di luar negeri. Dengan rajin ikut festival, bukan hanya kamu akan dapat penggemar yang makin banyak tapi juga sebagai latihan performing.

15. Perlakukan pendukungmu sebaik-baiknya

Semua musisi hanya akan besar melalui para fansnya. Jadi mumpung masih indie dipuasi-puasin berinteraksi dengan fansmu. Karena fanslah yang akan menjadi motor bagi musik kamu di masa depan. Bergabunglah dan aktif di komunitas tempat para calon fansmu berada. Buat para fans untuk ikut merasakan perasaan kamu dalam menyanyi dan bermain musik.

 

Tentunya kesuksesan tidak akan datang secara mudah, dibutuhkan banyak pengorbanan baik untuk berbagai hal sebelum musik yang kamu miliki bisa didengarkan oleh banyak orang.

Kira-kira cara mana saja yang sudah kamu coba??

Sumber : http://blog.zeemi.tv/2016/02/terkenal-dan-ingin-dipuja-punya-mimpi.html

Mengupas Tuntas Saran untuk Crowdfunding Musik IndieGoGo : Apa Yang Mereka Lakukan dan Apa yang Mereka Lewatkan

Banyaknya email dari para pemirsa MII (khususnya  para musisi dan penyanyi) yang mengalami kesulitan untuk berkarir dalam dunia musik dikarenakan keterbatasan dana serta banyaknya proyek crowdfuding musik yang tidak/belum berjalan dengan baik, membuat kami saat ini lebih berfokus dalam topik ini, Crowdfunding Musik! Setelah berselancar di internet kami menemukan “Launch and Release” yang digawangi oleh Levi James dan Ian Anderson, menspesialisasikan keahlian mereka dalam hal ‘Konsultan Crowdfunding’. Mari kita simak salah satu blog mereka yang kami anggap cukup menarik karena Launch and Release yang lebih berfokus pada proses dan isi dari proyek kampanye crowdfunding dengan mengesampingkan kualitas para artis mapun lagu-lagunya, mereka disini juga membahas mengenai pendapat dari Outerloop Management, sebuah Management Artis yang tentunya lebih banyak mengacu pada kualitas dari para artis beserta lagu-lagunya. Kami berharap para pembaca disini mampu untuk menyimpulkan dengan bijak dalam menerapkan ilmu dari para pakar dibidang mereka ini dan menyesuaikannya dengan situasi dan diri kita/Band kita masing-masing. Kami percaya bahwa sebagai seniman kita harus bisa memberikan yang terbaik dari semua potensi yang ada dalam diri kita dan menyajikan sajian-sajian berkualitas melalui karya-karya kita, namun juga tidak melupakan peran dan posisi kita sebagai wira-usahawan/start-up dalam bidang seni musik yang membutuhkan sepak terjang layaknya para wira-usahawan dibidang lain. Continue reading

Cara Untuk Menjadi Terkenal dan Menghasilkan Uang Dengan Lagu Cover

Jika kita search ‘cover songs’ di YouTube akan ada banyak sekali para seniman yang meng-cover lagu-lagu dari para musisi ternama, dan tidak jarang mereka melakukannya dengan sangat baik dan menghasilkan banyak view dan subscriber, dan tentunya hingga menghasilkan uang dari iklan yang di-klik. Namun masih sangat jarang musisi Indonesia yang melakukannya, entah karena belum tahu caranya dan masih menganggap hal itu ilegal sehingga bisa dituntut oleh pemilik lagu, atau mungkin juga karena merasa ‘gengsi’ untuk membawakan lagu milik orang lain dan dianggap sebagai peniru. Untuk itulah kami ingin sharing informasi dari artikel yang menurut kami cukup menarik dan bisa dijadikan referensi bagi para musisi yang benar-benar ingin mencoba merilis lagu cover yang dianggapnya sangat prospek untuk dilakukan, atau sekedar penasaran bagaimana caranya sehingga ingin mencoba peruntungan disini. Apapun alasannya, kami harap artikel ini bermanfaat bagi anda semua. Selamat menikmati (Red, MII).

Berikut ini berasal dari Jeremie Varengo, CEO dari JTV Digital (Sebuah Agregator).

Anda semua tahu atau pernah mendengar tentang seniman menjadi terkenal setelah merilis lagu cover. Tapi ada kepercayaan umum bahwa eksploitasi komersil dari lagu-lagu cover membutuhkan otorisasi, bahwa itu adalah proses yang sulit untuk seorang artis/musisi independen, dll.

Hal itu tidak benar, dan saya akan menjelaskan kepada Anda bagaimana prosesnya.

Pertama, silakan mulai dengan menjalankan pencarian sederhana di iTunes atau YouTube dengan kata kunci ‘cover’ atau ‘versi cover / cover version’. Ada jutaan hasil. Jadi sepertinya ada market di sini, kan?

Apakah saya perlu otorisasi dari pemilik hak untuk secara komersil merilis lagu cover secara online?

Jawaban yang sederhana adalah tidak. Namun, di wilayah tertentu, Anda akan perlu untuk ‘memperjelas’ lagu, dengan kata lain membayar di depan kepada penulis lagu / penerbit royalti. Ini adalah kasus di Amerika Serikat, di mana royalti mekanisme sangatlah kontras dengan praktek internasional.

Cara termudah untuk melanjutkan proses adalah dengan menggunakan layanan yang disediakan oleh Songclearance atau Songfile. Anda akan dikenakan biaya beberapa dolar untuk biaya admin, maka Anda akan harus membayar royalti mekanisme berdasarkan jumlah download, streaming … dll

Ada lagi yang layak untuk saya sebutkan disini, Loudr.fm sebuah layanan distribusi digital yang memberikan pilihan untuk klien mereka mengurus untuk memperoleh lisensi mekanisme, dalam kasus mereka ingin melepaskan lagu cover (biaya admin dan royalti mekanisme kemudian dipotong dari keseimbangan penjualan seniman).

Setelah Anda mendapatkan lisensi (dokumen hukum dalam format pdf), Anda aman dan bisa melanjutkan ke langkah berikutnya.

Di luar Amerika Serikat, Anda tidak perlu menghapus lisensi mekanisme untuk rilis digital, karena royalti mekanisme dikumpulkan dan dibayarkan langsung ke penulis lagu dan penerbit oleh pengecer digital melalui LMK atau Lembaga Manajemen Kolektif (melalui cabang khusus mereka agar tepat sasaran) seperti SACEM / SDRM di Perancis, PRS / MCPS di Inggris … dll.

Untuk rilis fisik (CD atau Vinyl) , sebagai produser Anda akan perlu membayar hak mekanik pula setelah mengisi formulir selama proses manufaktur, tapi ini adalah topik yang lain.

Perhatikan bahwa mendapatkan lisensi mekanik tidak memberikan lisensi sinkronisasi / Synch License, meskipun hal itu adalah praktek yang ditoleransi di YouTube untuk meng-upload video lagu cover (dan beberapa pemilik hak bahkan mendorong praktek ini dengan memungkinkan orang untuk memonetisasi video ini; kenyataannya adalah bahwa ada mekanisme tersendiri sehingga mereka berbagi penghasilan dari monetisasi yang diizinkan ini dengan artis yang meng-cover lagu). Lain dari itu semua ini hanyalah publisitas gratis untuk lagu original.

Tapi tunggu: ada konsep untuk dipertimbangkan di luar AS, yaitu hak moral.

Untuk jaga-jaga jika versi lagu cover Anda dieksekusi dengan sangat buruk, atau membuat lagu aslinya menjadi konyol dengan cara apapun misalnya, Anda berpotensi mendapat masalah dengan penulis lagu asli atau penerbit, sehingga pentingnya melakukan hal-hal yang benar dan hanya merilis versi cover dengan kualitas terbaik.

Semua hal di atas hanya berlaku jika Anda tidak memodifikasi lagu asli secara signifikan; jika anda berencana untuk merilis sebuah adaptasi, dengan lirik baru misalnya, Anda perlu untuk menjangkau penerbit lagu asli untuk meminta hak menciptakan sebuah ‘karya turunan’.

Oke, saya sudah membersihkan lisensi mekanisme, apa yang harus saya lakukan sekarang?

Pada dasarnya ada 2 strategi untuk memasuki pasar yang sangat kompetitif ini:

1. Anda memiliki beberapa lagu milik Anda sendiri dan hanya ingin menggunakan lagu cover untuk mendapat perhatian lebih dari fans/calon fans.

2. Anda ingin mengkhususkan diri dalam versi lagu cover dengan tujuan untuk menghasilkan uang secara online.

Sebuah ‘pilihan 3’ akan menjadi kombinasi dari kedua hal diatas.

 

1. Mengcover lagu sebagai Launching karir Anda

Ini adalah strategi yang sangat valid jika Anda sudah siap dan memiliki album atau beberapa lagu, jika Anda sudah pernah tampil di panggung, jika Anda sudah memiliki basis fans… dll Dalam skenario seperti lagu cover sukses akan meningkatkan karir Anda dan pada dasarnya mempercepat untuk semakin dikenal oleh massa.

Tidak perlu memilih lagu yang super populer dari Top 10, Anda pada dasarnya dapat mengcover lagu yang Anda suka dan merasa nyaman membawakannya (baca: mengcover lagu yang tidak terkenal dari seorang seniman yang juga tidak dikenal, hanya karena Anda menyukainya, akan sama sekali tidak berguna).

2. Menjadi ‘Band/Penyanyi Spesialis Lagu Cover’

Disinilah kesenangan dimulai. Ini adalah bisnis yang sangat sulit, hanya menjalankan pencarian di SoundCloud, YouTube atau iTunes dan mendengarkan pesaing masa depan Anda (ada beberapa nama yang bisa Anda search di YouTube: Peter Hollens, Madilyn Bailey, Sam Tsui, J Rice… ). Sebagian besar seniman ini memiliki rekaman dan video berkualitas profesional. Ini adalah apa yang juga Anda perlukan nantinya (kecuali Anda sangat berbakat dan/atau menawarkan sesuatu yang sangat asli yang akan menjadi viral, beberapa shoot video dengan kualitas buruk di kamar mandi Anda, akan tetap layak …).

Lagu apa yang akan saya Cover?

Anda bisa lihat disini. Meskipun mungkin terlalu terlambat untuk mengcover ‘Wrecking Ball’nya Miley Cyrus, dan menemukan keberhasilan yang sama seperti artis ini misalnya, bertaruh pada artis-artis papan atas tentu strategi yang baik dan rendah risiko. Ada banyak informasi gratis dan dapat diakses di internet tentang para ‘artis top’ ini, misalnya Anda dapat menggunakan sumber daya ini dan melihat ‘Top 10 artis terlaris’ untuk penjualan digital.

Sebuah catatan versi cover yang sudah dilakukan dengan baik dan profesional antara lain Rihanna, Katy Perry atau Lady Gaga kemungkinan besar akan membawa Anda terkenal, dengan penjualan digital dan tentunya ratusan view yangcukup signifikan ribu views di YouTube, atau lebih …

Juga, jangan mengabaikan pentingnya SoundCloud untuk menyebarkan berita dan mendapatkan umpan balik dari pendengar, serta menghasilkan penjualan baru (dengan menambahkan buy-link ke track Anda).

Ini adalah kunci untuk memonitor tangga lagu digital untuk mengidentifikasi lagu yang paling sukses, tetapi juga mencoba untuk merasakan apa yang akan tren akan dalam beberapa minggu mendatang (untuk seorang seniman yang berbasis di Eropa, melihat tangga lagu AS dapat memberikan beberapa wawasan lagu besar berikutnya di Eropa).

Bersiaplah untuk bekerja dalam mode kilat, karena para seniman besar merilis materi baru kurang-lebihnya setiap 6 minggu sekali.

Bagaimana cara merilis lagu cover saya secara online?

Persis dengan cara yang sama seperti Anda akan merilis lagu sendiri, melalui distributor digital seperti CDBaby, Venzo Digital, TuneCore, JTV Digital … dll Jangan lupa untuk meng-upload video klip di YouTube dan audio Anda pada SoundCloud untuk memaksimalkan jangkauan , dampak dan penjualan / sungai.

Semoga berhasil!

___________________________

Jika Anda ingin pergi lebih jauh: menerima saran pribadi pada topik atau orang lain dari Jeremie Varengo, CEO dari JTV Digital di Fluence. JTV Digital juga memulai program untuk memilih artis untuk merilis lagu penutup, pengiriman dilakukan via musicxray.
Sumber : http://www.digitalmusicnews.com/permalink/2014/03/18/coversongsguide

10 Tips Untuk Mengembangkan Musisi Indie: Perencanaan Untuk Kelangsungan Karir & Kesuksesan

Buzz-plan adalah rilis digital pertama di seri Buzz – Sebuah panduan untuk mengembangkan musisi indie di Area San Francisco Bay. Ebook gratis ini adalah ciptaan dari Stefan Aronsen dari SF Intercom. Meskipun memiliki beberapa konten SF-related yang spesifik, mayoritas difokuskan pada kebutuhan musisi indie di berbagai daerah dan termasuk 10 tips tentang perencanaan, sesuatu yang banyak musisi indie tidak memikirkannya sampai hal itu sudah sangat terlambat.

Rencana yang dimaksud adalah sebagai download gratis untuk jangka waktu yang tertentu (terbatas), menurut Aronsen batas yang paling mungkin hitungan bulan bukan cuma hitungan hari atau minggu. Ini mencakup beberapa dokumen yang secara grafis mendukung, gambar-gambar yang menarik, tips dari berbagai musisi sekitar dalam memulai, merencanakan dan membuat jurnal. Ada juga section pendek dalam hal mengamen, hal-hal terkait hukum dan juga perjalanan/touring.

Ya, itu adalah sedikit dari banyak hal tapi adalah bagian yang menghibur yang membawa perspektif SF Intercom pada sebuah ebook. Dan terselip juga pada bagian akhir tentang 10 tips perencanaan yang juga dapat ditemukan di Panduan SF Intercom Buzz dan diringkas di bawah ini.

10 TIPS PERENCANAAN UNTUK KELANGSUNGAN KARIR BAND INDIE

1. MENCIPTAKAN SEBUAH RENCANA KERJA:

Sangatlah penting bahwa semua anggota band Anda tahu apa tujuan dari band tersebut. Dapatkan masukan dari rekan-rekan band Anda dan tuliskan tujuan kalian.

2. MENETAPKAN RENCANA ANDA DALAM JURNAL:

Buat sistem untuk menjaga ide-ide Anda terorganisir. Yang penting adalah catatan akan jejak dari ide-ide yang ada.

3. KENALILAH DIRI ANDA SEBELUM ANDA MENGATAKAN PADA ORANG LAIN TENTANG SIAPA MEREKA :

Tetapkan siapa diri Anda dan/atau Band Anda. Ketahui apa tujuan Anda, di mana Anda sekarang, dan ke mana Anda akan pergi. Orang lain akan melihat ini, dan menyebut Anda sebagai band yang memiliki tujuan.

4. AMBILLAH RISIKO, TAPI JANGAN TERLALU BERISIKO:

Ada saatnya dalam setiap karir di mana Anda perlu untuk merubah apa yang sudah kita yakini sebelumnya, tetapi juga harus penuh perhitungan. Jangan mengambil lompatan ketika hanya satu langkah kecil adalah satu-satunya hal yang band Anda perlukan.

5. JANGAN MENJADI MURAH ATAU ANDA AKAN TERLIHAT MURAH:

Banyak band menggunakan alternatif promosi murah untuk produk komersial yang lebih mahal. Sisi buruknya adalah Anda akan terlihat murah! Anda tidak sadar bahwa Anda sedang dihakimi tapi saya menerima brosur / cd / poster kumuh Anda dan langsung menghakimi Anda.

6. JANGAN MENGHABISKAN LEBIH DARI YANG LAYAK UNTUK DIHABISKAN:

Anda bukan band pertama yang membutuhkan cd dan Anda bukan yang pertama membuat website. Gunakan band lainnya sebagai acuan ketika membuat keputusan besar seperti ini.

7. JANGAN MEMBUAT LEBIH DARI YANG ANDA BISA JUAL:

Jangan sampai tertipu dengan lebih banyak membeli daripada menjual. Anda bisa mengambil satu dolar per cd, tapi uang di tangan lebih baik daripada uang dalam bentuk disk plastik.

8. JANGAN MEMBUAT KESALAHAN YANG SAMA DENGAN YANG BAND LAIN PERNAH BUAT:

Belajar dan tumbuh dari kesalahan band lain. Sebelum memulai proyek berikutnya, lakukan penelitian! Cari tahu bagaimana orang lain telah melakukannya lalu membuat pilihan Anda berdasarkan itu.

9. JANGAN MEMBATASI DIRI, EXPLORE PILIHAN ALTERNATIF:

Band “A” membuat selebaran, band “A” mem-posting pada halaman Myspace dan Facebooknya, band “A” bukanlah Anda! Penggemar Anda mungkin tidak pergi di mana band fans “A” pergi. Bagaimana Anda akan mencapai mereka?

10. EVALUASI DAN RE-EVALUASI RENCANA ANDA DENGAN RUTIN:

Bersiaplah untuk mengubah, mengubah dan kembali mengubah rencana Anda. Anda harus fleksibel dan siap untuk beradaptasi. Simpanlah kronologi perubahan Anda dan rencana baru dalam jurnal Anda. Akan selalu mungkin bagi Anda untuk kembali ke rencana awal Anda sebelumnya.

Seperti daftar dari beberapa tips umumnya, poin-poin diatas tidak dapat dianggap sebagai Kitab Suci melainkan sebagai cara untuk membantu Anda melangkah mundur dan mempertimbangkan apa yang Anda sedang lakukan. Tetapi walaupun Anda menolak gagasan tentang perencanaan ke depan, Perencanaan memiliki konten yang menarik untuk setiap musisi indie dan hal itu penuh dengan gambaran bagus untuk di-evaluasi jika Anda merasa tersakiti oleh banyaknya penolakan atas karya-karya Anda.

Hypebot Fitur Penulis Clyde Smith tetap menulis secara freelance di Flux Research and Music Industry Resources di Music Biz Blog.
Sumber : http://www.hypebot.com/hypebot/2012/03/10-tips-for-emerging-indie-musicians-planning-for-survival-success.html

Hit-Songwriting

Cara Menulis Lagu Hit

Diposkan oleh Dave Cool pada Jun 18, 2012 di:
Music Career Advice

Posting blog ini adalah contoh bab dari New Berklee Music “Songwriting Handbook”, yang bebas untuk di-download disini.
Dalam posting tamu ini, Profesor Jimmy Kachulis berjalan di atas anatomi menulis lagu hit. Enjoy!

Cara Menulis Lagu Hit

Dari Kursus Online “Songwriting: Writing Hit Songs”

Bagaimana mereka melakukannya? Mengapa Beatles atau lagu Michael Jackson menarik perhatian pendengar dengan cara yang mereka lakukan? Apa rahasia mereka, apa dengan sebuah formula? Jika kita semua penulis lagu memiliki jawaban atas pertanyaan-pertanyaan ini, kita semua akan menjadi jauh lebih kaya.

Meskipun tidak ada “formula” yang nyata untuk membuat lagu hit yang potensial, ada metodologi untuk itu. Siapapun yang telah menghabiskan beberapa waktu untuk mendengarkan radio dapat memberitahu bahwa lagu hit datang dalam beberapa bentuk yang dapat didefinisikan dengan baik. Hal ini bukanlah kebetulan. Para penulis lagu, produser dan penyanyi di radio semua tahu bagaimana untuk bersama-sama menempatkan lagu yang mungkin akan sukses besar nantinya. Jadi bagaimana Anda berpikir para pro melakukannya? Mereka mendengarkan hits masa lalu dan mereka menggunakannya sebagai sumber untuk ide-ide mereka. Itu salah satu rahasia yang kurang terawat dari lagu pop. Cara mereka membuat diri mereka sukses melakukannya sendiri adalah dengan menggunakan beberapa keterampilan yang akan saya sebutkan di bawah ini untuk membuat beberapa variasi.

Struktur dari sebuah lagu akan menentukan jenis efek yang akan terjadi pada pendengar, apakah itu akan menjadi hit atau tidak. Salah satu bentuk yang paling umum dan mungkin hit yang paling efektif untuk menulis adalah Verse dan Chorus. Bentuk lagu ini sejalan dengan dinamika para pendengar.

Para pendengar biasanya mendengarkan Verse sebagai bait-bait awal yang bercerita, dan kemudian bagian Chorus akan datang meringkas cerita sementara pendengar ikut bernyanyi. Berbicara lirik, bagian Chorus akan merangkum gagasan utama dari lirik dan akan meningkatkan emosional – bagian intensitas tertinggi – lagu Anda. Ini tidak akan menjadi ide yang buruk untuk memasukkan judul lagu di sana juga. Anda ingin orang-orang tahu akan disebut apa lagu Anda itu, bukan? Sekarang bagaimana Anda menginginkan ‘rasa’ dari musik Anda ? Ingin sesuatu yang bahagia dan optimis? Anda bisa membuat kunci utama Chorus Anda dengan tempo tinggi dan mungkin menggunakan nada kedelapan. Ingin sesuatu yang sedikit funky dan mungkin sedikit lebih intim? Anda bisa memperlambat tempo dan menggunakan mode Mixolydian.

Setelah membuat Chorus yang benar-benar ‘kerasa’, kita dapat mulai berpikir tentang penekanan. Jika Anda menempatkan judul di bagian Chorus maka irama yang akan menjadi teman Anda. Dengan memiliki judul yang “merangkum keseluruhan” irama – mulai dari awal dan kemudian berakhir pada chord yang sama – dijamin lagu Anda ‘tertanam’ di kepala pendengar. Jangan lupa alat melodi kita yang masih akan kita pakai nanti. Tulisan/cerita panjang akan membuat lirik, terutama judul akan jauh lebih dramatis. Berakhir pada tempo pelan, pada ketukan pertama mengukur, adalah cara yang halus namun sangat umum untuk menampilkan judul juga. Apa kesamaan dari “Message in a Bottle”, “No Woman No Cry” dan “Born in the USA” ? Mereka semua hits besar dan mereka semua menggunakan alat melodi ini yang saya baru sebutkan. Jadi berapa banyak cara kita dapat menggunakan alat ini? Nah, ada tujuh jenis Chorus standar yang menyatakan judul pada satu titik atau titik lainnya. Anda dapat menggunakan semua alat-alat dalam cara yang berbeda dengan masing-masing jenis Chorus. Jadi Anda yang melakukan matematikanya.

Jadi Chorus sendiri saja bisa mencakup seluruh cerita atau pesan moral yang ditulis tentang lagu itu. Tapi itu bukan satu-satunya bagian dari lagu. Setiap hit perlu lebih besar daripada jumlah bagian-bagiannya dan bagian yang akan membuat sebagian besar bagian-bagian adalah bait-bait awal atau verse. Seperti Verse adalah ide pendukung, banyak lagu yang sukses akan memiliki Verse yang tetap melodis, harmonis, dan lirik yang statis. Hal ini memastikan bahwa Verse Anda tidak menarik kekuatan dari bagian lainnya. Misalnya, dengan cara yang sama yang kita gunakan irama untuk meningkatkan Chorus, kita tidak perlu menggunakan irama dalam Verse. Sebaliknya, Anda bisa memutuskan untuk memiliki Verse Anda berakhir pada akord yang tidak berada pada nada.

Saya sebutkan sebelumnya bahwa Anda akan menceritakan kisah dalam Verse. Jika Anda ingin membangun sebuah getaran percakapan dalam Verse, gunakan catatan singkat, sebuah slogan pendek, dan memiliki daftar melodi rendah hingga menengah. Semua ini tidak berarti bahwa lirik harus membosankan. Penonton akan mendengarkan semua ayat dalam bagian Verse. Itu berarti bahwa Verse dapat menjadi waktu yang tepat untuk membawa beberapa kompleksitas dan ide melodi yang canggih.

Tapi dalam bentuk Verse dan Chorus kita perlu dua bagian lagi untuk bertindak sebagai jaringan pengikatnya, yaitu sebuah Bridge (=jembatan) dan Pre-chorus. Bagian ini berfungsi dengan cara yang sama: mereka terhubung dan kontras dengan materi yang datang sebelum dan sesudah, dan mereka berdua membangun intensitas ke bagian berikutnya.

Berbicara tentang lirik, Bridge kita akan kontras dalam hal isi dengan Verse dan Chorus. Hal ini bisa berarti sesederhana seperti mengubah kalimat, dengan menyamaratakan jika liriknya spesifik, atau dengan berfokus pada emosi yang baru. Dengan bahasa musik, Anda dapat membuat Bridge “bergerak” dengan kord yang berbeda maka Verse atau Chorus (sekali lagi, menghindari irama) atau dengan memiliki jembatan yang mengatur dan kembali ke kunci lagu. Membuat jembatan menjadi 1 bar lebih lama atau lebih pendek dari bagian lain adalah cara yang bagus untuk membangun ketegangan.

Pre-chorus juga akan kontras terhadap Chorus dan Verse secara melodis, harmonis, dan resmi. Namun, sebuah pre-chorus juga akan memecah intensitas pada awal bagian hanya untuk memicunya kembali kearah bagian akhir menuju ke Chorus berikutnya. Memperlambat semuanya, merendahkan nada dan memanjangkan frase akan mematahkan intensitas. Untuk membangun Pre-chorus kembali dekat dengan bagian akhir, bentuk grafik melodi naik dan menghilangkan beberapa ruang diantara kata-kata akan membuat pendengar siap untuk Chorus.

Dalam satu jenis bentuk lagu, verse ataupun chorus, ada kemungkinan tak terbatas dan tak terhitung variasi yang akan dibuat. Tapi ada bentuk dan variasi untuk dieksplorasikan. Ketika Anda terus mengasah ketrampilan Anda dan menciptakan materi baru dengan beberapa tools yang saya sudah bagikan disini, Anda mungkin bisa menciptakan sebuah ‘smash hit’ milik Anda sendiri. Ketika itu terjadi maukah Anda merekrut saya sebagai co-writer? :)
Jimmy Kachulis adalah penulis dari “Songwriting: Writing Hit Songs”, “Songwriting: Harmony”, dan “Songwriting: Melody” untuk Berkleemusic.com. Jimmy telah membantu ribuan penulis lagu mengembangkan dan memaksimalkan kemampuan mereka sebagai Professor of Songwriting dan menulis lirik di Berklee.

 

Sumber : https://bandzoogle.com/blog/how-to-write-a-hit-song

6 Tips Crowdfunding Untuk Musisi

Oleh Chris Robley
21 Maret 2011
Posting ini ditulis oleh tamu kontributor Brian Meece, CEO RocketHub.

 

 

Crowdfunding – Cara baru untuk mengumpulkan dukungan untuk proyek-proyek musik.

Dengan munculnya jaringan sosial yang modern (dan situs-situs seperti Facebook, Twitter, LinkedIn, dll), dan kebiasaan membangun mailing-list, musisi yang lebih terhubung ke jaringan diperpanjang dari teman-teman dan pendukung dari sebelumnya.

Sebagai Co-Founder dari RocketHub, salah satu platform crowdfunding terbesar di dunia, saya telah melihat ribuan proyek penggalangan dana dan kesadaran dari sebuah bentuk baru dari mikro-patronase ini. Crowdfunding platform dapat menawarkan kredibilitas dan infrastruktur yang dibutuhkan untuk berhasil memanfaatkan kekuatan keuangan dari kerumunan orang, tetapi karena crowdfunding merupakan tren baru (terutama di Indonesia, Red), banyak seniman salah paham cara efektif memanfaatkan alat yang tersedia untuk mereka ini.

Ketika melakukan sebuah proyek crowdfunding Anda sendiri, pastikan untuk menghindari perangkap umum berikut: Continue reading

crowdfunding mistakes

8 Kesalahan Untuk Dihindari Agar Sukses dalam Crowdfunding Musik

[ Editor Catatan: Artikel ini ditulis oleh Daniel Plentz, COO dari MusicRaiser – komunitas crowdfunding bagi seniman untuk mengumpulkan uang untuk proyek-proyek mereka. Ini awalnya muncul di blog Musicraiser.com ]

1. MEMBANGUN PROYEK YANG TIDAK JELAS

Apakah Anda makan sandwich dengan ham, nutella dan truffle putih?

Kita akan memulai kampanye, tetapi sebenarnya untuk membiayai apa ? Menetapkan hanya SATU gol. Kampanye dengan terlalu banyak tujuan yang berantakan dan membingungkan pendukung kita. Perlu diingat bahwa penggemar kita mungkin tidak tahu perbedaan antara proses seperti “produksi”, “mastering”, “rekaman” dll Oleh karena itu, kita harus menjadi sejelas mungkin.

2. MEMINTA LEBIH DARI APA YANG SEBENARNYA DIPERLUKAN

Bukankah lebih baik jika sebelum mendaki Gunung Everest kita melatih sedikit di bukit di belakang rumah ? Tujuan ekonomi kita adalah untuk bersikap realistis dan proporsional untuk basis penggemar kita. Lebih baik untuk dapat mencapai lebih dari target kita daripada tidak mencapainya sama sekali.

Sebelum mendefinisikan tujuan ekonomi kita harus membuat sebuah evaluasi. Jangan mencoba untuk meningkatkan jumlah besar jika Anda hanya memiliki 300 suka di Facebook. Continue reading

Zimbalam

Zimbalam, Solusi Distribusi Digital Musik Independen

Zimbalam adalah sebuah layanan distribusi Musik Digital yang menawarkan sebuah platform yang simple kepada semua musisi, artis, dan juga label independen untuk menjual music mereka baik berupa lagu digital maupun CD, ke toko-toko music digital ( download maupun streaming ) kelas dunia  maupun local, baik mobile handphone dan ipod maupun computer desktop ataupun laptop. Bisa dikatakan simple karena cara kerjanya yang simple. Kita tinggal membuka akun Zimbalam secara gratis dengan mengisi form yang disediakan di website www.indo.zimbalam.com lalu login dan disana kita bisa melihat banyak tools yang memungkinkan kita untuk memperkenalkan music kita sesuai keinginan kita mulai memasukkan informasi rilis, memilih opsi distribusi, meng-upload cover album/single, memasukkan informasi lagu, info pembayaran, dan yang paling menarik adalah kita bisa mengecek perkembangan penjualan lagu-lagu kita setiap hari dan juga laporan detailnya, sampai penagihan royalti atas penjualan-penjualan tersebut. Mengapa sangatlah penting untuk mengetahui detail penjualan? Karena disitulah kita sebagai artis akan mengetahui kemana dan bagaimana kita akan mengembangkan musik dan strategi penjualan termasuk live gigs yang akan kita selenggarakan nantinya. Dengan membaca laporan statistik harian yang tersedia di platform Zimbalam termasuk data analisis penjualan kita bisa mengetahui di toko music mana dan di wilayah mana musik kita paling banyak di download atau diputar. Dengan begitu strategi marketing music tidak akan berhenti sampai di penjualan dan penerimaan royalty saja, tapi kita sebagai artis akan punya kesempatan untuk mengembangkan basis penggemar dan juga karya musik kita sampai ke seluruh penjuru dunia sekalipun- tentunya hal ini membutuhkan strategi pemasaran yang baik dan tepat sasaran. Semuanya tersedia dalam sebuah platform di website Zimbalam tersebut. Kita tinggal fokus untuk membuat musik yang unik dan berkualitas, cover yang menarik dan tentunya giat berlatih agar live gigs kita nantinya tidak mengecewakan. Ditambah lagi, Zimbalam merupakan anak perusahaan dari Believe Digital, sebuah Distributor/Agregator music digital asal Eropa yang memiliki kantor cabang tersebar di 30 Negara dengan total hingga 200 karyawan. Jadi apabila Zimbalam yang bisa dibilang masih seumur Jagung ini (dibandingkan rivalnya seperti CD Baby, TuneCore maupun ReverbNation), apabila ada artis yang cukup memiliki potensi menggunakan jasa Zimbalam sebagai Agregatornya, bukan tidak mungkin Believe Digital akan menariknya untuk dipromosikan lebih jauh lagi. Hal ini juga merupakan kelebihan Zimbalam sehingga layak diperhitungkan untuk kita pilih sebagai distributor kita.

Selanjutnya, kita akan bahas satu-persatu mengenai fitur-fitur dan kelebihan Zimbalam yang lain.

Jaringan Distribusi Internasional

distribusi

Pada dasarnya ide didirikannya Zimbalam cukup sederhana yakni menempatkan lagu-lagu dari para musisi ke 20 toko music digital yang tersebar di 240 Negara di dunia dengan tarif yang tetap dan terjangkau. Toko-toko musik online yang dimaksud antara lain adalah iTunes, GooglePlay, AmazonMp3, dll, sementara streaming platform antara lain Guvera, Spotify, Deezer dll. Zimbalam juga telah bekerja sama dengan YouTube untuk jasa music streaming baru mereka yakni YouTube Music Key yang memungkinkan para artis Zimbalam untuk memperluas basis penggemar mereka secara signifikan sehingga menghasilkan royalty yang cukup besar. Saat artis untung, otomatis pihak Zimbalam juga untung bukan?

Tarif dan Cara Pembayaran

Tarif yang ditawarkan oleh Zimbalam  adalah :

  • USD 9.99 untuk Single ( 1 atau 2 lagu )
  • USD 19.99 untuk sebuah EP atau album ( lebih dari 2 lagu )

Kesemuanya itu bisa dibayar melalui Credit Card maupun Paypal. Sepertinya metode pembayaran ini sedikit menjadi masalah mengingat tidak banyak orang Indonesia yang memiliki Kartu Kredit, dan penggunaan Paypal-pun harus menggunakan kartu kredit untuk depositnya. Namun untuk anda yang tidak memiliki Kartu Kredit kami informasikan sekarang sudah banyak dijual VCC ( Virtual Credit Card ) yang bisa digunakan untuk deposit Paypal seharga sekitar Rp. 150.000,- s/d Rp. 200.000 untuk sebuah VCC dengan saldo US$ 10. Walaupun dari namanya Virtual Credit Card terdengar seperti illegal, namun sebenarnya produk VCC ini sifatnya LEGAL, tidak melanggar hukum yang diterbitkan oleh Bank Online Amerika yang khusus digunakan untuk verifikasi sebagai pengganti kartu kredit. Jadi tidak bisa digunakan untuk belanja atau gesek tunai karena bentuknyapun bukan berbentuk fisik tapi hanya 16 digit nomor kartu kredit dan 3 digit kode keamanan dan juga expiry date. Untuk lebih jelasnya klik disini untuk info dan pemesanan VCC yang menurut kami cukup kredibel.

Nah sekarang masalah pembayaran sudah terselesaikan. Sekalinya artis sudah menyelesaikan pembayarannya, album/single-nya akan dirilis  secara otomatis dan muncul di toko-toko musik digital sekitar 4-8 minggu kemudian, tergantung pada durasi platform upload-nya. Dan sekalinya musik tersebut on-air, artis akan mendapatkan 90% royalty dari hasil penjualan setiap download maupun streaming yang terjadi.

 

Media Promosi

Zimbalam juga menyediakan aplikasi yang gratis dan lengkap untuk para artis melakukan promosi mereka sendiri di internet untuk mengoptimalkan penjualan mereka. Aplikasi-aplikasi tersebut anta lain :

  1. The Player. Seperti halnya MP3 player, aplikasi ini memungkinkan para fans kita untuk memutar lagu-lagu kita dengan tampilan yang bisa kita desain sendiri.
    Kita bisa memodifikasi Player Zimbalam pada beberapa halaman yang berbeda, memilih warna dasar/theme, menambahkan Biografi foto, berita dan juga video. Terdepat juga link URL yang langsung menuju ke toko music digital dan streaming platform untuk kita sebarkan kepada para fans sehingga mereka bisa langsung membeli lagu tersebut. Dan tidak cukup sampai disitu saja, kita bisa memperbanyak kontak dengan mendapatkan email dari para fans yang membeli music kita. Hal ini sangat berguna juga untuk strategi marketing newsletter kita.
  2. Website Artis. Seperti yang sudah dibahas di artikel lain website mii bahwa website artis sangat berperan penting sebagai ‘markas online’ dari musisi/band/artis yang memasarkan produk musiknya secara digital. zimbalam player Namun yang kita bicarakan disini adalah website artis Zimbalam yang tampilannya lebih sederhana yakni semua konten pada halaman yang sama. Kita bisa saling menambahkan link website utama pada website Zimbalam dengan website resmi kita sendiri. Menurut kami cara ini cukup efektif dan bagus untuk SEO ( Search Engine Optimization ) sehingga nama band kita akan lebih banyak tersebar di Google dan Search Engine lainnya.
  3. Zimbalam Fan Connect. Aplikasi ini memungkinkan artis untuk mengelola dan memperbanyak basis penggemarnya melalui kotak email dan memberikan akses yang kontinyu dengan mereka. Media social seperti Facebook, Twitter, Path mungkin bisa tenggelam masanya. Namun email, bisa dibilang email untuk selamanya akan dibutuhkan oleh siapapun. Jadi disinilah pentingnya email para fans agar kita selalu terhubung dengan mereka dan memberikan akses kontak yang lebih personal.
  4. Yang terakhir adalah laporan statistic yang jelas dan 100% transparan, dan tentunya akurat karena semuanya bekerja melalui system komputerisasi dan juga online. statisticDengan masing-masing aplikasi diatas kia bisa mendapatkan laporan statistik yang rinci untuk kita gunakan sebagai promo marketing antara lain :
  • Mengikuti evolusi kunjungan pada Website Artis dan Player,
  • Jumlah klik pada link komersial,
  • Jumlah kontak baru yang kita dapatkan ,
  • Tingkat pembukaan newsletter yang kita sebar dan lebih banyak data.

Dengan data statistik ini, kita bisa membangun strategi terbaik untuk mengoptimalkan penjualan musik kita.

Kelebihan Zimbalam dibanding CD Baby dan Tunecore

Kami tidak perlu menulis banyak tentang hal ini karena didalam website Zimbalam bahkan menampilkan beberapa kelebihan Zimbalam dibanding CD Baby dan Tunecore, bisa kita lihat sendiri dengan meng-klik disini.

Disamping itu, website Zimbalam yang menyediakan 13 bahasa dari seluruh penjuru dunia termasuk Bahasa Indonesia seolah-olah agregator ini ingin mengangkat para artisnya untuk go worldwide!

Kekurangan Zimbalam yang juga perlu diperhatikan

Tidak ada yang sempurna di dunia ini, seperti halnya tidak ada tindakan tanpa resiko. Oleh karena itulah kami team mii membuat website ini untuk para musisi Indonesia bisa mendapatkan ilmu untuk bisa melangkah lebih jauh dalam bermusik. Beberapa hal yang perlu diingat mengenai Zimbalam jika kita akan menggunakan jasa Agregator yang satu ini yang bisa dibilang ini sebagai kekurangan Zimbalam yaitu :

  • Adanya Takedown fee yaitu apabila setelah kita sudah ada kontrak distribusi dengan Zimbalam lalu kemudian kita hendak beralih untuk menggunakan jasa Agregator lain, maka Zimbalam akan men-charge kita sejumlah uang sebagai biaya untuk menarik semua musik kita dari toko-toko musik online yang sudah mereka setorkan untuk dijual. Agregator lain tidak ada yang melakukan hal ini.
  • Zimbalam akan membayarkan royalti kita setiap 4 bulan sekali, dimana pada umumnya agregator lain membayarkan setiap bulan, seminggu sekali atau bahkan lebih cepat lagi.
  • Zimbalam tidak menyediakan penjualan produk fisik seperti CD, DVD maupun Vinyl.

Nah itulah beberapa ulasan mengenai Zimbalam berikut kelebihan dan kakurangannya. Semoga bermanfaat..

Jadi, masih menganggap musik independen semakin terpuruk dikarenakan perkembangan teknologi digital ? Think Wise and follow the trend, artists 😉

Written by : Frida, founder mii

4 Tips untuk Membuat Konten Video yang layak di-share dan layak ditonton

OLEH: LISA OCCHINO
Artikel ini awalnya muncul di blog Sonicbids.

Hari-hari ini di internet, semuanya tentang konten. Perusahaan membayar uang dalam jumlah besar untuk orang-orang yang mengolah segala sesuatu dari blog ke posting Twitter dan Facebook; mereka berpikiran maju tentang brand/merek dari produk mereka bahkan mengeluarkan uang ribuan dollar untuk video yang menarik dan foto Instagram yang menyenangkan. Memiliki konten yang menarik, relevan, dan yang paling penting, konten yang layak untuk di-share adalah kunci sukses saat ini – semakin Anda miliki, semakin banyak bola mata pergi ke situs Anda, profil jaringan sosial Anda, dan merek Anda. Konten adalah iklan yang baru, dan dunia tidak melihat ke belakang.

Brand besar dan perusahaan Fortune 500 bukanlah satu-satunya pihak yang harus memainkan permainan pemasaran konten – siapapun yang ingin menjaga penonton terlibat dan menghibur (termasuk sebuah band atau artis) harus memperhatikan hal itu. Namun demikian, sebelum Anda mulai menghabiskan waktu dan uang untuk membuat konten, pikirkanlah tentang apa yang Anda akan buat. Apakah Anda tipe artis yang akan menjadi besar di media sosial? Apakah Anda akan menulis posting blog? Atau, Anda akan membuat video yang menunjukkan siapa Anda dan talenta apa yang anda miliki? Continue reading

featured img

7 Situs Crowdfunding (penggalangan dana) Terbaik untuk Musisi

Jika Anda sebuah band, musisi, penyanyi atau artis independen yang hendak mengumpulkan dana, berikut daftar situs crowdfunding akan membantu Anda memulai. Minggu lalu kita membahas topik niche spesifik situs crowdfunding dan dalam artikel ini kami fokus pada penyediaan sumber daya terbaik untuk situs yang didedikasikan khusus untuk industri musik di mana Anda dapat memulai kampanye Anda sendiri dan mulai menerima janji. Pemasaran langsung ke fans kita memiliki banyak keuntungan besar dan benar-benar dapat membantu Anda untuk menjadi modal untuk proyek Anda dan dapat memulai karir jauh lebih cepat. Apakah Anda sedang mencari untuk meluncurkan album pertama Anda, mencari dukungan untuk membantu Anda pergi tur atau apa pun yang mungkin terjadi sekarang ada cara yang lebih dari sebelumnya untuk membantu Anda melakukan hal itu.

Harap dicatat: Semua situs yang tercantum di bawah tidak dalam urutan tertentu.

PledgeMusic

PledgeMusic adalah salah satu situs crowdfunding lebih populer dan mapan di luar sana untuk musisi. Ini diluncurkan kembali pada tahun 2008 dan dioperasikan oleh staf besar yang didedikasikan untuk membantu Anda (para artis) peluncuran dan berhasil dengan kampanye pendanaan musik Anda. Tujuan utama mereka adalah untuk membantu Anda mengendalikan karir Anda dengan menyediakan sebuah platform yang membantu Anda mendapatkan dana yang Anda butuhkan untuk menghasilkan catatan Anda.

http://www.pledgemusic.com/

Sell A Band

Kembali ketika pertama kali diluncurkan pada tahun 2006, Sell A Band turun ke sedikit awal yang berbatu tapi telah berkembang menjadi salah satu situs penggalangan dana yang paling sukses yang didedikasikan untuk seniman musik. Pernyataan misi mereka adalah sebagai berikut:

“Untuk menyatukan Artis dan Fans dalam sebuah gerakan independen yang bertujuan untuk meningkatkan level dalam bermain di industri musik global.”

Sell A Band telah diakui selama bertahun-tahun oleh beberapa Media tingkat atas serta orang-orang berpengaruh di industri musik untuk layanan mereka yang besar dalam membantu para penggemar  dalam mendukung musik baru yang mereka cintai. Secara total, mereka telah membantu seniman independen meningkatkan lebih dari $ 4.000.000,00 untuk membantu menggalang dana dan membuat impian musik mereka menjadi kenyataan.

https://www.sellaband.com

ArtisteConnect

Kami telah menyebutkan ArtisteConnect beberapa kali di sini di Starting Trends dan untuk alasan yang baik. Mereka menyediakan sebuah portal penggalangan dana besar yang menghubungkan penggemar dan investor dengan para musisi.

http://www.artisteconnect.com/

Oocto

Oocto adalah sebuah portal pendanaan “semua atau tidak” yang menghubungkan investor dengan musisi. Oocto merupakan crowdfunding yang juga situs crowdsourcing. Musisi dapat memulai kampanye penggalangan dana mereka sendiri tetapi pada Oocto mereka juga dapat menemukan profesional yang sangat terampil dalam industri musik dalam menyediakan layanan yang mereka butuhkan untuk membantu memulai project mereka.

https://www.oocto.com/

Feed The Muse

Bahkan sumbangan terkecil dapat mengantar kita pergi jauh, terutama untuk seorang musisi berbakat yang baru mulai keluar. Pada Feed Muse slogan mereka:

“Memicu Kreativitas $ 1 pada satu waktu”

Mereka berdedikasi untuk membantu menjembatani kesenjangan antara penggemar dan artis yang akibatnya membantu musisi mendapatkan lebih banyak eksposur, dana dan cara untuk membangun karir mereka dan nama untuk diri mereka sendiri. Ini semua tentang fans dan musik.

http://www.feedthemuse.net/

TuneFund

TuneFund bisa dibilang adalah salah satu situs crowdfunding yang baru seumur jagung. Hanya beberapa bulan yang lalu mereka mendistribusikan Press Release mengumumkan peluncuran situs baru mereka dengan niche yang spesifik dan didedikasikan sepenuhnya untuk musisi. Anda dapat klik link teks di bawah untuk membaca press release penuh mereka, atau langsung klik link website resmi mereka dibawah.

http://www.crowdsourcing.org/document/tunefund-launch-release/13347

http://www.tunefund.com/

ArtistShare

Yang terakhir tetapi tidak berarti paling tertinggal, kami hadirkan ArtistShare. Mereka adalah Platform pendanaan online terpanjang bagi para musisi dan telah ada sejak tahun 2003 yang bahkan jauh sebelum istilah “crowdfunding” ada. Beberapa seniman berbakat yang meluncurkan proyek penggalangan dana mereka & sampai awal mereka pada ArtistShare bahkan telah pergi untuk memenangkan Grammy Awards. ArtistShare didirikan oleh Brian Camelio, yang juga CEO dari perusahaan, dan minggu lalu sebenarnya ia meluncurkan sebuah video di YouTube menjelaskan bagaimana model ArtistShare bekerja. Lihat video di bawah ini!

http://www.artistshare.com/

 

 

sumber artikel : http://www.crowdmapped.com/7-best-crowdfunding-sites-for-musicians/

pembajakan

Pembajakan Musik di Indonesia dan Solusi Mengatasinya

 Saat ini pembajakan musik tidak hanya merambah fisik dalam bentuk CD dan DVD namun telah merambah ke ranah digital, sebagaimana disebutkan oleh Adi Adrian personel KLa Project menyebutkan bahwa “Ada empat jenis penjualan musik yaitu : fisik, digital, performance, dan sinkronisasi. Di Indonesia Keempatnya bermasalah” ujar pemain keyboard KLa Project itu.

Berdasarkan keterangan Gumilang Ramadhan, Direktur PT Musica Studio’s “Kami kehilangan triliunan rupiah karena lagu diunduh secara ilegal,” kepada SWA Online, di sela-sela acara Digital & Music Matters 2013, yang diadakan di Singapura, pekan lalu.

Menurut Menteri Perdagangan Indonesia Gita Wirjawan, potensi kerugian industri musik Indonesia akibat pembajakan mencapai Rp 4,5 triliun per tahun. Padahal, jika nilai konsumsi musik per orang sebesar Rp 20.000 per tahun, nilai potensi konsumsi musik mencapai Rp 5 triliun per tahun. “Namun, yang bisa dinikmati oleh para musisi tersebut hanya sepuluh persen,” kata Gita. Gita mengatakan, pendapatan para musikus yang hanya sepuluh persen dari potensi sebesar Rp 5 triliun tersebut dirasakan tidak adil. Oleh karena itu, pihaknya dan beberapa instansi terkait akan terus memerangi pembajakan yang terjadi di Indonesia.

Solusi Menanggulangi Pembajakan Musik

Salah satu solusi untuk menanggulangi pembajakan musik adalah dengan cara mendigitalisasi musik dari media fisik CD dan DVD kedalam bentuk digital. Langkah ini sudah dilakukan oleh Apple dengan mendirikan itunes dan google yang mendirikan google play yang menyediakan sarana pembelian musik digital secara legal.

Oleh karena itu, label rekaman dalam negeri harus segera berinvestasi untuk pengembangan musik digital ini agar bisa menanggulangi pembajakan musik fisik dalam bentuk CD dan DVD. Berdasarkan riset diketahui bahwa pembajakan lagu one direction melalui mesin pencari google dengan kata kunci free one direction download music diketahui sebanyak 135.000.000 pencarian. Apabila dari 135.000.000 pencarian ini melakukan pengunduhan sebanyak 20 % saja dan dikalikan dengan harga satu musiknya seharga 10.000 maka total kerugian dari pengunduhan lagu ilegal ini sebanyak 405 milyar.

Maka, strategi penjualan musik digital adalah salah satu langkah untuk menanggulangi pembajakan karena saat ini penjualan musik secara fisik dalam bentuk CD dan DVD hanya 40 % sedangkan sisanya sudah mengarah ke digitalisasi. Dari 60 % penjualan musik digital ini masih dikuasai oleh pemain dari luar negeri seperti iTunes, Deezer dan Google Play.

Oleh : Agus Candra Suratmaja
Staf Manajemen Strategis Ambadar & Partners
Bekerja di Kantor Konsultan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Ambadar & Partners  www.ambadar.com

Sumber :

  1. www.gatra.com Gita Wirjawan Gandeng Musisi Berantas Pembajakan
  2. www.bisniskeuangan.kompas.com Gita Wirjawan Curhat Soal Pembajakan Musik
  3. www.swa.co.id Potensi Kerugian Industri Musik Indonesia Akibat Pembajakan
YouTube

Jenis-jenis Lisensi di Situs YouTube.com

YouTube saat ini telah menyediakan dua jenis lisensi di situsnya, yaitu perlindungan Hak Cipta dan Perlindungan Creative Commons BY (CC BY). Suatu konten di YouTube yang dilindungi oleh Hak Cipta, maka jika seseorang akan mendownload, mengedit dan mengkomersialisasikan isi konten di YouTube tersebut, maka seseorang harus terlebih dahulu meminta izin kepada pemilik konten tersebut, sebagaimana dijelaskan dalam penjelasan YouTube berikut ini :

 “Jika Anda berminat menggunakan video YouTube di siaran atau film, Anda harus menghubungi pembuat atau pengunggah video itu secara langsung. Anda dapat melakukannya dengan mengeklik tautan di saluran pengguna tersebut yang berbunyi “Kirim Pesan,” dan meminta izin pemilik untuk menggunakan konten miliknya”.

 Oleh karena itu, jika kita ingin mengambil sumber konten dari YouTube, maka kita harus memastikan terlebih dahulu jenis lisensi yang digunakannya tersebut. Namun, kita tetap dapat mengambil sumber konten dari YouTube tersebut dengan lisensi Hak Cipta, asalkan untuk penggunaan yang wajar, yaitu untuk tujuan penelitian, pendidikan, dan pengutipan berita. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam UU Hak Cipta, UU No 19 Tahun 2002 pada pasal 15 (a) : Dengan syarat bahwa sumbernya harus disebutkan atau dicantumkan, tidak dianggap sebagai pelanggaran Hak Cipta, yaitu penggunaan ciptaan pihak lain untuk kepentingan pendidikan, penelitian, penulisan karya ilmiah, penyusunan laporan, penulisan kritik atau tinjauan suatu masalah dengan tidak merugikan kepentingan yang wajar dari Pencipta.

Namun, jika konten di YouTube tersebut, tersedia dalam jenis lisensi Creative Commons BY(CC BY)1, maka seseorang dapat langsung untuk mendownload konten YouTube dengan bebas, mengedit dan mengkomersilkan isinya sebagaimana penjelasan YouTube di bawah ini :

YouTube mengizinkan pengguna untuk menandai video mereka dengan lisensi Creative Commons BY (CC BY) 2.Kemudian, video ini dapat diakses oleh pengguna YouTube untuk digunakan, bahkan secara komersial. Dengan menandai video asli Anda dengan lisensi Cerative Commons BY (CC BY), Anda memberikan hak kepada seluruh komunitas YouTube untuk menggunakan kembali atau mengedit video tersebut.

 cc

Keterangan : Jenis Lisensi Creative Commons By yang digunakan YouTube untuk konten di websitenya 3

Sumber : http://www.creativecommons.org.nz

Oleh karena itu, maka sebelum kita melakukan kegiatan upload video kita ke YouTube kita harus memahami kedua jenis lisensi ini. Sebaiknya, kita dapat melakukan pengaturan terlebih dahulu di bagian pengaturan akun YouTube kita. Jika kita memilih untuk melindungi konten kita dengan lisensi Hak Cipta, maka jika ada seseorang yang melakukan pendownloadan, penyebaran dan komersialisasi konten video yang kita unggah tanpa seizin kita, maka kita bisa melakukan gugatan dan memberitahukan pihak YouTube untuk memblokir akun yang melakukan pelanggaran terhadap Hak Cipta konten kita di YouTube tersebut. Begitu pula sebaliknya, jika kita akan menggunakan konten YouTube, maka kita harus terlebih dahulu meminta izin kepada pemilik konten YouTube. Jika hal ini tidak kita lakukan, maka kita bisa melakukan pelanggaran Hak Cipta. Namun, jika kita menggunakan isi konten tersebut hanya untuk penggunaan yang wajar sebagaimana dijelaskan diatas, maka kita tidak dikatakan melakukan pelanggaran Hak Cipta.

Lain halnya, jika kita menggunakan atribusi lisensi Creative Commons BY (CC BY), maka kita bisa membebaskan orang lain, untuk berbagi, mengubah (mengadaptasi) dan menggunakan konten YouTube kita untuk tujuan komersial. Begitu juga sebaliknya, apabila kita ingin melakukan pendownlodan konten YouTube yang dilindungi oleh atribusi Lisensi Creative Commons BY (CC BY) untuk tujuan komersial, maka kita tidak dikatakan melanggar Hak Cipta. Namun, tentu saja pemilik konten tidak bisa memperoleh keuntungan ekonomi jika suatu saat nanti kontennya ternyata banyak dilihat oleh orang, dan memberikan keuntungan kepada pihak yang menggunakannnya untuk tujuan komersial. Atribusi Lisensi CC BY ini hanya mengakui hak moral si penciptanya saja. Inilah salah satu kelemahan lisensi CC BY ini, bila dibandingkan dengan lisensi Hak Cipta yang mengakui hak moral dan hak ekonomi dari pemilik konten yang melindunginya dengan Hak Cipta. 4

Oleh karena banyaknya acara televisi yang menggunakan konten YouTube untuk acara komersialnya, maka, sudah saatnya pihak produser agar lebih berhati-hati dalam mengambil sumber siaran dari konten YouTube. Jika pihak produser televisi ingin menggunakan konten dari YouTube, sebaiknya harus terlebih dahulu memilah-milah, apakah konten yang akan diambilnya tersebut dilindungi oleh Hak Cipta atau Creative Commons BY. Jika ternyata kontennya dilindungi oleh Hak Cipta, maka sudah sewajibnya pihak produser televisi harus meminta izin terlebih dahulu kepada pemilik Hak Cipta tersebut untuk mendapatkan izin, namun jika pihak produser mendapatkan sumber isi konten YouTube yang dilindungi lisensi Creative Commons BY. Maka pihak produser dapat langsung menggunakannya untuk tujuan komersial, dengan syarat link pemilik konten tersebut harus disebutkan secara jelas dalam tayangan yang ditayangkannya. Bukan sekedar Courtesy by YouTube, yang selama ini biasa kita saksikan di televisi.

 yt

Keterangan : Pengaturan Lisensi di Situs YouTube antara Lisensi YouTube Standar (Hak Cipta) dan Atribusi Creative Commons BY (CC BY) 5

Sumber :

1. Creative Commons (CC), didirikan oleh profesor hukum dari Universitas Stanford, Lawrence Lessig, bersama dengan rekan-rekannya dari Institut Teknologi Massachusetts, Universitas Harvard, Universitas Duke, dan Universitas Villanova pada tahun 2001. Dengan Creative Commons, Profesor Lessig menyediakan set lisensi hak cipta gratis untuk digunakan oleh publik.

http://id.wikipedia.org/wiki/Creative_Commons dan http://www.YouTube.com/yt/copyright/id/creative- commons.html

2. Sebuah Konten YouTube yang didalamnya dilindungi oleh lisensi Creative Commons By (CC BY) maka konten tersebut diperbolehkan untuk :

  • Berbagi — menyalin, mengumumkan, dan menyebarkan ciptaan ini.
  • Menggubah — mengadaptasi ciptaan ini.
  • Menggunakan ciptaan ini untuk tujuan komersial.

http://wiki.creativecommons.org/Licenses/by/3.0LegalText_%28Indonesian%29

3. Lisensi Creative Commons By ( CC By) http://www.creativecommons.org.nz

4. Hak Cipta terdiri atas hak ekonomi (economic rights) dan hak moral (moral rights). Hak ekonomi adalah hak untuk mendapatkan manfaat ekonomi atas ciptaan serta produk Hak Terkait. Hak moral adalah hak yang melekat pada diri Pencipta atau Pelaku yang tidak dapat dihilangkan atau dihapus tanpa alasan apa pun, walaupun Hak Cipta atau Hak Terkait telah dialihkan. Dalam Penjelasan UU No 19 Tahun 2002 Tentang Hak Cipta.

5. Pengaturan Akun YouTube dalam www.YouTube.com

Sumber Artikel : http://www.ambadar.com/update/jenis-lisensi-di-situs-youtube.comDitulis Oleh : Agus Candra Suratmaja
2013-09-09 14:44:06
Staf Manajemen Strategis Am Badar & Partners

YouTube

7 Macam Video Agar Musisi Dapat Menghasilkan Uang Dari YouTube

Berikut info tentang bagaimana website streaming video menjadi menguntungkan… untuk mereka yang memiliki audiens.

Oleh Steve Knopper, 19 September 2013

Jika anda berfikir bahwa Internet = Pembajakan musik, maka bintang pop idola anda tidak akan menghasilkan uang dari jutaan dan jutaan klik dari beberapa video Youtube-nya. Tetapi YouTube telah menjadi tempat — pastinya jauh lebih baik dari MTV (yang terbukti sangat jarang membayarkan kepada para artis walau 1 sen) — dimana para fans dapat mendorong pendapatan dari para penyanyi dan pencipta lagu. “Sekali kita mendapat 1 penonton, kita bisa mendapatkan uang,” kata Courtney Holt, seorang mantan eksekutif Myspace Music. “Membangkitkan seorang audiens sangatlah sulit”, Psy membuktikan hal ini tahun lalu sewaktu Gangnam Style menghasilkan pendapatan sekitar US$ 800,000 sampai 2 juta (tergantung sumber mana yang kita percayai). Hal ini mengalahkan pembajakan. Melalui aktifitas menonton YouTube (dan terkadang melakukan beberapa klik, sebagian harus menggunakan kartu kredit), berikut ada 7 orang musisi yang telah di-untungkan oleh cara unik mereka sendiri dalam mengisi konten streaming video via YouTube.

VIDEO: Robin Thicke’s “Blurred Lines”
METODE: Monetisasi
PERKIRAAN UANG YANG DIHASILKAN: US$350,000

http://thisislavie.com/wp-content/uploads/2013/03/Blurred-Lines.jpg

Video yang berhiaskan iklan mampu menghasilkan sekitar US$2 per 1,000 YouTube views – formula hitungan kasar namun sangat berguna, karena jumlah pendapatan bergantung pada banyak faktor seperti Negara apa yang ditampilkan di video clip. Jadi “Blurred Lines”, versi originalnya mencapai 76 juta view sampai dengan awal Agustus 2013, telah menghasilkan keuntungan US$ 250,000, tidak termasuk uang yang Robin Thicke harus share dengan Universal Music Group berdasarkan kontrak recording yang sudah ditanda-tangani sebelumnya.

Tambahan: Iklan yang dimaksud adalah Vevo, sebuah layanan hosting video terkemuka di US yang dimiliki dan dioperasikan oleh sebuah  joint venture dari Universal Music Group, Google, Sony Music Entertainment dan Abu Dhabi Media.

VIDEO: Baauer’s “Harlem Shake”
METODE: Content ID
PERKIRAAN UANG YANG DIHASILKAN: $400,000

http://youtu.be/G5sDT-9YbOU

YouTube bukanlah Napster (website layanan file sharing semacam 4shared) – jika seseorang memiliki hak cipta atas sebuah lagu dengan format video, dan mengajukan gugatan atas servis yang disediakan oleh YouTube, maka gugatan itu akan diproses (baca: dibayarkan). Namun sebelumnya, YouTube menawarkan pendekatan yang berbeda “Content ID.” Hal ini berarti jika video pernikahan sinting milik anda dipakai dalam video klipnya Chris Brown “Forever”, Brown dan Record Label akan setuju untuk membayar video tersebut dengan biaya iklan dan memotong royaltinya. Hal ini pernah terjadi dengan “Harlem Shake-nya Baauer yang heboh di bulan Februari 2013, dengan 400 juta versi cover (rilis ulang) dan menghasilkan uang dari dance-music DJ indie label, Mad Decent Records (dan sepertinya juga untuk Baauer sendiri).

VIDEO: Miley Cyrus’ “We Can’t Stop”
METODE: Vevo
PERKIRAAN UANG YANG DIHASILKAN: Tidak diketahui

http://youtu.be/LrUvu1mlWco

Vevo, sebuah hubungan antara YouTube dengan major record label yang didesain untuk membagi kekayaan antara video-online dan para industri musik, telah membayarkan US$ kepada para pemilik video sejak layanan ini diluncurkan pada tahun 2009. Sangat tidak mungkin untuk mengatakan bagaimana Miley Cyrus dan artis lainnya menghasilkan uang tanpa adanya kontrak perjanjian rekaman, Namun umumnya hits yang terbesar menghasilkan uang paling banyak –“We Can’t Stop” yang telah di tonton sebanyak lebih dari 211 juta kali.

VIDEO: Pink’s “Just Give Me a Reason”
METODE: Penjualan musik pertengahan tahun
PERKIRAAN UANG YANG DIHASILKAN: $4.5 juta (2013)

http://youtu.be/OpQFFLBMEPI

Halaman musik YouTube sering berisikan link ke iTunes, Amazon MP3 or Google Play, dimana para fans dapat dengan mudah meng-klik untuk membeli track-nya sebagai download. “Just Give Me a Reason” telah terjual sebanyak lebih dari 3.5 juta copy dengan harga US$1.29/pc dan, sewaktu toko-toko online mengambil bagian, sebagian besar dari uang ini adalah keuntungan Pink dan record labelnya. (Memang tidak sebanyak penjualan CD tradisional US$18 namun pastinya juga cukup lumayan untuk rekening Bank-nya Pink)

VIDEO: OK Go’s “Needing/Getting”
METODE: Sponsorship
PERKIRAAN UANG YANG DIHASILKAN: US$1 juta

http://youtu.be/MejbOFk7H6c

Anda tahu orang-orang yang mengenakan helm warna-warni didalam mobil dalam iklan “We Are Young” ? Mereka adalah OK Go, band alternatif asal Chicago dan mereka telah membuat video musik online paling revolusioner dalam dekade ini – dengan sponsor dari Samsung sampai Chevrolet telah menunggak ratusan ribu US Dollar untuk mensponsori video “Needing/Getting” tersebut tahun lalu, yang mencapai lebih dari 26 juta view.

VIDEO: Jason Mraz’ “The Woman I Love”
METODE: Merch annotations
PERKIRAAN UANG YANG DIHASILKAN: Tidak diketahui

http://youtu.be/zkbTp3-zBGg

Waktu penyanyi-pencipta lagu Jason Mraz merilis single barunya di hari valentine, dia menambahkan catatan/anotasi didalam videonya jadi fans ter-link ke halaman merchandize. Dilain hal dia menjual “love bundle” seharga US$40 berisi t-shirt, botol air, sticker, magnet set dan tote bag. YouTube telah menjanjikan halaman toko merchandize Band yan sangat lengkap sejak akhir tahun 2011, namun para artis harus menyematkan link URL e-commerce didalam video atau homepage-nya.

VIDEO: Angie Johnson’s “Rolling in the Deep”
METODE: KickStarter
PERKIRAAN UANG YANG DIHASILKAN: $36,000

http://youtu.be/eBaskRZDbNA

Pada tahun 2011, staff Angkatan Udara Sersan Johnson membuat lagu cover Adele yang heboh menyebar cepat dan dia menghasilkan banyak YouTube buzz yang mengantarkannya pada Ellen Show.  Setelah itu, para produser dari NBC “The Voice” mengundangnya ke audisi dan Cee Lo memilih dia untuk menjadi timnya; Angie tidak menang, tapi dia mengaktifkan video-nya yang telah membangun fanbase untuk menghailkan uang untuk album yang akan datang.

Informasi perkiraan uang yang dihasilkan berdasarkan informasi dari sumber bisnis music, Kickstarter, Nielsen SoundScan, dan news reports.

Sumber: http://www.rollingstone.com/music/news/seven-ways-musicians-make-money-off-youtube-20130919

 

twitter tips

5 Tips Untuk Merubah Band Menjadi Twitter Rock Stars

Twitter adalah alat yang ampuh untuk menjangkau para audiens kita dan menghubungkan kita dengan para fans baru. Dengan hanya beberapa bimbingan yang mudah, Band kita akan memiliki broadcast medium yang kuat untuk menyuarakan banyak hal.

Mungkin sebagian dari kita sudah pernah mencoba menggunakannya lalu tidak mengerti dan tidak bisa menikmatinya. “Kenapa orang-orang mau membaca tentang apa menu makan siang kita?” kadang kita mendengar pertanyaan seperti itu dari rekan se-band kita.

OK. Baik. Anda benci Twitter dan tidak tertarik. Poinnya ada disini: Menurut survey, Twitter terlacak sudah melampaui 500 juta pengguna tahun ini (2013). Hal ini benar-benar diluar jangkauan dari sebuah Band lokal tiruan Bon Jovi dari Nowheresville, New Jersey yang umumnya bisa diharapkan bukan ? Itulah alasan untuk menjadi pengguna aktif  Twitter. Kita hanya butuh bimbingan yang baik untuk kita ikuti dan kita akan dapat menarik banyak fans dari segala penjuru dunia. Dari sini mungkin kita akan mulai menikmatinya.

1. Semua punya akun, dan aktif didalamnya.

Hal ini sangatlah penting. Seringkali seorang anggota Band akan menjadi aktif di Twitter disana-sini, dan benar-benar terus mempromosikan Band-nya: dimana mereka manggung selanjutnya, bagaimana cara membeli t-shirt dll. Hal ini sebenarnya tidaklah cukup. Band secara keseluruhan harus berkomitmen untuk melakukannya sebagai jalan untuk mempromosikan Bandnya dan membangun follower/pengikut. Berarti semua anggota Band harus punya akun Twitter sebagai tambahan yang mendukung akun Bandnya. Yang selanjutnya mengarah ke nomor 2…

2. Jadilah seperti KISS: ciptakan ciri khas yang kuat.

Hal ini bukan berarti kita tidak boleh jadi diri sendiri, tapi tiap anggota Band harus memasukkan penampilan dan kepribadian yang unik kedalam akun Twitter-nya. Empat orang pria yang secara bersamaan nge-tweet “Hadirilah show kami jum’at ini” akan menjadi kuno secepatnya. Tidak akan ada yang peduli dan tidak kan memperoleh follower/pengikut karena hal itu tidaklah menarik. Jadi jika drummer kita hobi dengan mobil, lalu dia mengicaukan foto-foto dari Car Show yang dia datangi, atau sebuah foto dia yang sedang balapan. Jika suatu hari dia kerasukan rohnya Keith Moon (Drummer The Who yang terkenal sangat nakal dan hyper aktif), mungkin akan ada video clip menampilkan dia sedang mengemudikan Rolls Royce menuju sebuah kolam renang. Intinya, buat para fans benar-benar mengikuti kita dan bantu mereka untuk menjalin hubungan dengan kita. Jika topic tiap anggota Band saling berhubungan satu sama lain, maka para fans memiliki alasan untuk mengikuti setiap anggota Band. Dan itu adalah sebuah kesempatan yang lebih besar untuk berhubungan dengan mereka.

3. Aplikasi otomatis untuk para Tweeple.

Jangan menerima tawaran untuk mengkoneksikan akun Twitter dengan akan Facebook anda. Hal itu terkesan malas dan mengurangi power dari promosi utama (kita akan bahas tentang Facebook dilain waktu – fb adalah sesuatu yang benar-benar beda). Daripada melakukan itu, lebih baik pakailah Hootsuite atau Buffer dan kaitkan rekan band kita yang lain dengan beberapa login jadi semua bisa menjadwal dan me-manage akun Twitter mereka masing-masing dari satu tempat/sentral. Download juga aplikasinya ke masing-masing HP.

Menjadwal tweet kita akan menjadi suatu keharusan untuk memastikan bahwa kita tetap ada dalam radar para fans. Minimum beberapa tweet sehari. Setiap beberapa jam akan lebih baik lagi. Tetaplah memeriksanya setiap hari untuk bertwrima kasih kepada fans untuk Retweet (RT)nya dan jawablah pesan yang ada. Dan retweet juga dengan cara klasik dengan meng-copy tweet seseorang dan menambahkan “RT@username” sebelum kalimat tweetnya. Hootsuite dan aplikasi semacamnya memiliki setting untuk melakukan hal ini secara otomatis jadi bukan  masalah.

4. Follow or die!

Yeah, terdengar kasar tapi memang begitu kenyataannya. Kecuali kita seorang Justin Bieber atau artis terkenal lainnya, kita harus mem-follow orang-orang supaya mereka juga mem-follow kita. Follow beberapa ratus orang yang sekiranya keren dan menyukai musik kita untuk permulaan. Kita bisa melihat para follower dari artis idola kita untuk mencari tahu kira-kira siapa yang harus kita follow duluan. Dan pada saat kita membangun following, kita juga mau memilih beberapa orang yang tinggal di dekat wilayah kita. Mungkin club tempat kita manggung punya akun Twitter, kita harus follow mereka dan beberapa follower mereka. Beberapa orang lokal dan lainnya akan membantu waktu kita punya jadwal show/gig untuk dipromosikan.

5. Katakan kepada fans dan buat mereka tetap merespon.

Akhirnya, ingatlah untuk mengumumkan akun Twitter Band kita di setiap show dan cantumkan juga di website, facebook kita – kalau perlu buatkan tattoo di kening kita :). Adakan kontes pada saat show dimana orang-orang harus me-retweet kita untuk berkesempatan memenangkannya. Tweet foto-foto menarik dari momen-momen tersebut. Tawarkan beberapa link ke video dan hal-hal menarik lainnya. Jadilah kreatif dan bersenang-senanglah. Tapi jangan lupakan satu hal yang paling berharga tentang Twitter: Komunitas. Bermurah-hatilah untuk me-retweet orang-orang, jalinlah percakapan yang menyenangkan dengan orang-orang: berbagi dan terus berbagi. Anda akan terkejut tentang siapa diluar sana yang mendengarkan. Dunia benar-benar menjadi panggung kita. Dan dengan begitu, kita akan menjadi Twitter Rock Stars!

Happy Tweeting!

Oleh Keith Link, Editor Senior. Dipublikasikan pada  Mar 5, 2013 pada The Biz

Music Marketers

5 Karakter Yang Dimiliki Oleh Para Marketer Musik Yang Sukses

Musik sudah direkam dan album juga sudah selesai, sekarang kita beralih perhatian pada aspek marketing yang sesungguhnya dari Album kita. Memasarkan album sangatlah rumit, ada banyak sekali pilihan bagi para artis/musisi. Kita harus mempertimbangkan apakah kita mau menjual produk fisik berupa CD/DVD/Vinyl ataukah produk digital download dan streaming. Kita juga harus memikirkan strategi marketing video dan juga jejaring sosial. Beberapa musisi menyerahkannya pada sebuah firma PR (Public Relations) atau ke Agency media sosial untuk membuat sebuah kampanye marketing dan beberapa musisi lain memilih untuk melakukannya sendiri. Kunci untuk menjadi pemasar/marketer musik yang sukses adalah dengan mendesain sebuah perencanaan. Berikut adalah lima karaktristik dari para marketer musik yang sukses.
Continue reading

music for Film n tv shows

5 Cara Ampuh Untuk Dapat Menjual Musik di Industri TV dan Film

Komposer David Whiteside menawarkan nasehat untuk para musisi dalam me-lisensi-kan musiknya untuk acara TV dan Film.

Maraknya channel-channel TV kabel baru di seluruh dunia sekarang ini telah membuka banyak peluang untuk penempatan musik di industri pertelevisian dan Film. Dari banyak sisi, ini menjadi hal yang baik untuk para produser dan komposer, yang dalam artikel ini menjadi target utama nasehat ini ditujukan. Dan masih, kompetisi untuk penempatan musik sangatlah ketat. Tentunya aturan main tetap sama : semakin banyak kontrak = semakin banyak uang yang didapat : dan berikut 5 hal yang bisa kita lakukan untuk mengimprofisasi pekerjaan kita di dunia musik.

1. Berfikirlah Seperti Seorang Tukang Pembuat Musik, Bukan Seorang Artis

Ada yang namanya seni dalam mambangun musik agar mendapatkan kontrak/penempatan secara rutin, khususnya di industri pertelevisian. Ini bukan tentang menciptakan sebuah lagu yang dahsyat sepanjang zaman, walaupun tentunya hal itu juga bisa membantu; kita berbicara tentang musik yang sebenarnya bisa digunakan untuk gambar. Apa maksudnya ? Musik-musik yang telah mendapat tempat di Televisi sebenarnya memiliki karakteristik tertentu yang membuatnya bisa digunakan dan mudah untuk dipakai kerja. Contohnya, instrumental yang memiliki intro yang cepat, seperti satu bar kata/ritme yang pendek  atau sebuah penekanan not yang sederhana, akan lebih banyak digunakan daripada track yang memiliki intro dengan lirik yang heroik sekalipun, karena intro yang cepat dan langsung sangatlah mudah digunakan untuk editor film. Aktifitas melodis adalah contoh lainnya, dimana sebuah potongan musik dengan melodi yang terlalu aktif, akan sangat jarang digunakan jika bercampur dengan dialog atau akan mengacaukan fokus di layar. Prinsip-prinsip serupa bisa diaplikasikan dalam menulis lagu untuk lisensi film dan TV, terutama dalam hal-hal subyektif.  Lagu-lagu depresi tentang perjuangan hidup kan sangat jarang digunakan. Sebaliknya lagu-lagu positif, menyenangkan dan enerjik mendapatkan lebih banyak penempatan kedepannya (repeat placements).

Sewaktu kita menulis lagu untuk TV dan film, ingatlah bahwa hal-hal yang berpotensi untuk mungkin bukanlah hal-hal yang ada di dalam hati kita, namun itu mungkin lebih baik dalam menghasilkan income untuk kita. Continue reading

live gig

4 Tips Ampuh Untuk Mendapatkan Job Manggung di Event/Gig Lokal

Musisi Stan Stewart menawarkan nasehat ampuh untuk para musisi supaya bisa di-booking di event-event lokal ( local gig ).

Event  musik lokal bisa menjadi sumber yang menyenangkan, berhubungan langsung dengan para fans ( lama dan baru ), dan juga uang. Jika kita belum mendapatkan bookingan lokal, berikut ada beberapa saran tentang membangun jaringan untuk mendapatkan bookingan. Pertama, event musik lokal memiliki berbagai macam bentuk : konser, musik latar untuk kafe dan restoran, acara pernikahan, pesta pribadi dengan undangan khusus, dan masih banyak lagi. Jadi kita harus memilih jaringan atau prospek jenis apa yang bergantung dari tempat dimana kita mau manggung. Contohnya jika kita ingin main pub/bar, kita perlu mem-prospek owner atau manajer atau direktur entertainment dari tempat terkait. Namun jika kita ingin main di acara pernikahan di hotel/club lokal, kita perlu menghubungi koordinator wedding atau manajer hotel. Pilihlah dengan bijak. Continue reading

10 to success

10 Langkah Menuju Musik Independen Yang Sukses

1. Jangan Memandang Bahwa Kontrak Dengan Record Label Sebagai Tujuan Pokok

Banyak orang memandang bahwa menandatangai kontrak dengan perusahaan rekaman adalah kesuksesan yang sakral. Semua yang mereka lakukan adalah untuk mendapatkan momen tersebut, dan semua harus dilakukan untuk mencapai hasil tersebut. Lalu bagaimana jika hasil yang diharapkan tersebut tidak dapat dicapai, apakah hal itu berarti semua yang kita lakukan untuk tujuan tersebut adalah sia-sia belaka ? Kontrak rekaman tidak seharusnya menjadi sesuatu yang dibutuhkan, namun adalah sesuatu yang menjadi hasil yang potensial atas semua kerja keras anda. Fokuslah untuk sebuah sukses yang lain yang lebih realistis, seperti mendapatkan pendapatan ekstra dari musik anda, atau mendapatkan ketenaran jika itu memang menjadi hal yang menarik bagi anda. Sekali anda memiliki memiliki tingkat pencapaian yang berbeda yang akan membahagiakan anda, anda akan lebih menikmati aktifitas bermusik anda dan kemungkinan anda untuk kehilangan motivasi bermusik akan berkurang jika kontrak yang diinginkan tidak tercapai. Continue reading

Laman Musik

Elemen-elemen Yang Harus Ada Dalam Section Musik

Berikut beberapa elemen yang harus ada untuk membangun sebuah toko musik di website artis kita.

Tombol Play

playbuttonHal ini sebenarnya sudah cukup jelas namun kenyataannya masih ada beberapa website artis yang tidak memiliki sebuah tombol Play – hal simpel yang sering diremehkan. Jangan hanya menampilkan album cover yang dengan meng-klik gambar tersebut lalu mereka akan dibawa ke menu Pembelian. Biarkan mereka mem-preview semua lagu berupa cuplikan selama +/- 30 detik dan berikan juga download gratis sebanyak 2-3 lagu full track. Kita harus bisa memberikan mereka sesuatu yang lebih daripada yang website atau toko musik lain bisa sediakan. Continue reading

biografi artis

Tips Menulis Biografi

Berikut hal-hal yang bisa dimasukkan ke dalam Biografi kita.

Siapa, Apa, Kapan, Dimana dan Bagaimana

Bayangkan kita menjelaskan tentang diri kita kepada orang asing. Mungkin kita bisa memberikan sebuah referensi terkait sebuah genre musik, band atau style musik yang cukup familiar yang bisa mereka mengerti. Namun tidak perlu menjelaskan terlalu detail setiap hal-hal kecil tentang sejarah kita/band kita. Rumusnya masih sama disini, tetap singkat, menarik dan relevan.

Sebutkan Nama Band/Soloist kita

Bayangkan kita menulis Biografi tentang orang ketiga, lebih bersifat umum bila kita menggunakan ‘nama kita/band’ kita daripada ‘saya’ sewaktu kita membicarakan diri kita sendiri. Hal ini selain  mengangkat sisi profesional kita, juga bisa membantu ranking website kita untuk kata kunci/keyword di mesin pencarian seperti Google ketika nama kita/band kita disebutkan. Ditambah lagi para jurnalis, blogger, promotor show dll akan lebih mudah untuk men-copas saat mereka membicarakan kita.
Continue reading

Homepage elements

Elemen-elemen Penting yang harus ada di Homepage

Sebagai halaman utama yang sering dilihat pengunjung, sangat penting untuk memastikan bahwa Homepage memiliki elemen-elemen yang menarik perhatian para pengunjung. Buat mereka terkesan dan betah untuk menjelajahi website anda. Desain homepage yang baik juga bisa membuat pengunjung tergerak untuk men-subscribe newsletter kita, melakukan pembelian di toko online kita, dan merubah status penggemar potensial menjadi penggemar setia yang aktif.

Berikut elemen-elemen yang penting dimiliki pada Homepage di website artis :

Gambar Header yang cukup besar

Gambar header bisa dikatakan sebagai  elemen terpenting di homepage karena merupakan hal pertama dan sebagai point of view yang dilihat pengunjung. Jadi kita harus memilih gambar yang merepresentasikan musik kita, dan yang tidak kalah penting adalah nama band/soloist yang cukup besar dan bisa juga ditambahkan text yang sedikit lebih kecil menjelaskan secara singkat tentang siapa (band) kita. Berikut salah satu contoh yang klasik dan cukup menarik.

Continue reading

slankz website

Membangun Website Artis/Band

Membuat Website Artis sangatlah penting mengingat website ini akan menjadi inti/titik pusat dari pemasaran musik kita. Website bisa diibaratkan sebagai ‘Kantor Pusat’ dengan situs-situs jejaring social, email marketing dll sebagai ‘Kantor Cabang’nya. Website artis yang baik tidak hanya menarik dan menyenangkan untuk dikunjungi namun juga bisa menentukan apakah pengunjung akan tetap tinggal dan terus menjelajahi website tersebut, mendaftar mailing list/newsletter, dan mulai belanja di toko online yang disediakan didalamnya yang produknya tidak hanya music/lagu tapi juga berupa merchandize seperti kaos, mug dll. Mari kita pelajari panduan untuk membuat website artis untuk para musisi Independen.

1. Sistem Navigasi Yang Mudah Dan Simpel

Hal utama yang perlu diputuskan adalah membuat menu pilihan utama yang memudahkan bagi para pengunjung untuk menjelajahi situs kita. Ada 4 jenis pengunjung yang mungkin mengunjungi situs kita yaitu : Continue reading

website

Menu Utama Yang Wajib Ada Pada Website artis

Cara terbaik untuk membuat sistem navigasi yang memudahkan para pengunjung adalah dengan membatasi tombol menu/halaman utama maksimal 8 pilihan saja. Jika lebih dari 8 resikonya akan membuat website terlihat kacau dan membingungkan. Dan untuk minimalnya sekitar 5-6 halaman, jika kurang dari itu maka resikonya kita akan kekurangan konten atau jika tidak, kita mungkin meletakkan konten bercampur dengan konten lain dalam satu halaman yang juga membingungkan pengunjung. Jadi perlu untuk diingat-ingat, 1 tema dalam 1 halaman.

Letak dari Menu utama ini sebaiknya berada dibagian atas halaman dan berjajar horizontal, bisa diatas atau dibawah gambar Header. Hal ini dikarenakan pada website-website yang sudah populer umumnya menu sidebar yang tersusun secara Vertikal adalah tempat untuk iklan dan menu widget statis seperti serach bar, peta lokasi, tombol-tombol following dll. Continue reading

pengembangan lagu

Tips Untuk Mengembangkan Lagu Agar Lebih Berkualitas

Berikut beberapa komposisi yang dapat digunakan untuk membangun sebuah lagu menjadi lebih istimewa, diambil dan disimpulkan dari beberapa lagu legendaris yang disebut-sebut sebagai ‘The Great Songs Ever’ seperti Imagine – John Lenon,
Smells Like Teen Spirit – Nivana, Like a Rolling Stone – Bob Dylan
dll. Tidak harus semua elemen ini dimiliki di dalam menciptakan sebuah lagu jika tidak memungkinkan, namun setidaknya  setelah mendapatkan ide untuk menciptakan sebuah lagu, menulis lirik inti dari lagu dan juga musik dasarnya, kita bisa menggunakan beberapa tips berikut untuk mendongkrak sebuah karya musik menjadi lebih berkualitas.

  1. Judul lagu yang menarik dan mewakili keseluruhan isi lagu.
  2. Verse. Kalimat yang pertama didengarkan oleh pendengar sebaiknya mampu mengejutkan atau setidaknya menangkap perhatian pendengar namun juga mampu mengalunkan cerita dengan baik sehingga dapat membuat pendengar tetap mau mendengarkan dan membuat penasaran tentang apa yang akan terjadi selanjutnya. Continue reading
marketing system

Tips Dalam Membangun Sistem Marketing Musik

Hal utama perlu diperhatikan dalam membangun sistem Musik Marketing adalah dengan tidak memisahkan proses marketing  dengan produk ( konten musik/lagu ) dan objek sang musisi itu sendiri. Lagu-lagu yang dijual haruslah berkualitas dan tepat sasaran agar dapat laris dipasaran yang sudah ditargetkan, dan sang musisi yang membawakannya-pun haruslah menjadi promotor utama dalam memasarkan produk-produknya.

Berikut elelemen-elemen yang mendukung kesuksesan dari proses marketing/pemasaran tersebut.

  1. Penulisan/penciptaan lagu, recording/rekaman dan bawakan lagu-lagu tersebut, semuanya dengan kualitas. Hal ini merupakan inti dari kesuksesan yaitu kualitas produk. Semua proses marketing akan sia-sia jika kualitas musik kita hanya seadanya. Continue reading
strategi online marketing

Strategi Online Music Marketing dan Manajemen Artis

Pengertian music marketing sebenarnya simpel : mengimplementasikan ‘Brand Development’ kedalam produk musik. Sudah selayaknya para musisi dan juga seniman lainnya mulai memperlakukan hasil karyanya sebagai sebuah bisnis, yaitu memonetesasi produknya agar bisa berkembang dan terus berkembang – bukan untuk sekedar terkenal sesaat lalu hilang begitu saja tanpa ada kontinuitas.

Mari kita bahas mengenai step-by-step poses dari online music-marketing ini.

1. Desain dan Developmen Website

Website dari seorang artis dapat diibaratkan sebuah Channel dalam music marketing, harus bisa menjadi sarana untuk berinteraksi dan mempresentasikan diri kepada para pengunjung yang belum menjadi fans-nya sekaligus memberikan berita-berita terbaru untuk para fans setianya. Kontennya harus selalu up-to-date setidaknya sebulan sekali diperbarui. Hal ini tidak hanya berpengaruh terhadap fans yang selalu ingin mengetahui kabar terbaru dari artis idolanya, namun juga berguna untuk SEO ( Search Engine Optimization ). Continue reading

download n streaming

Download dan Streaming Music, mana yang lebih diminati ?

Era musik digital saat ini diwarnai dengan 2 sistem yaitu download file dari website tertentu yang menyediakan file musik untuk di-download yang kemudian file-nya disimpan oleh pengguna di media yang disukai untuk kemudian diputar ulang jika ingin mendengar lagi; dan streaming musik yaitu dengan mendengarkan lagu-lagu yang diinginkan langsung dengan meng-klik tombol play yang disediakan oleh website yang menyediakan layanan streaming. Konon menurut hasil survey di Amerika menyatakan bahwa layanan streaming telah mulai membunuh layanan download dalam hal ini toko-toko musik digital seperti iTunes. Jika memang benar adanya, sepertinya hal ini bukanlah masalah besar toko-toko musik digital download sudah banyak yang menyediakan layanan download dan streaming sekaligus. Dan pada kenyataannya, kedua sistem ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Mari kita ulas satu-persatu.
Continue reading

Agregator Indo

Beberapa Agregator Musik Indonesia

Tidak hanya berasal dari luar negri, beberapa musisi dan orang-orang dari industri musik Tanah Air-pun mulai beramai-ramai membentuk beberapa Agregator Musik untuk membantu para musisi independen di Indonesia untuk memasarkan karya musiknya ke toko-toko musik digital di seluruh dunia, selain memasarkannya juga di website mereka sendiri. Kebanyakan dari mereka berafiliasi dengan Agregator-agregator luar negri, namun ada juga yang memilih untuk mendistribusikan langsung ke toko-toko musik digital tanpa melalui agregator luar negri. Mari kita ulas satu-persatu mengenai para Agregator Tanah Air tersebut.

IM:Port

IMportwww.importmusik.com
Indonesia Music Portal
PT Hijau Multi Kreatif Indonesia
Continue reading

agregator musik dunia

WorldClass Agregators : ReverbNation, CD Baby dan TuneCore

Mengapa para musisi independen memerlukan Agregator Musik ?

Toko-toko music terbesar seperti ITunes, Spotify, Deezer kebanyakan tidak punya kapasitas untuk berurusan langsung dengan para artis secara individual. Walaupun hal ini tidak mutlak, iTunes mungkin mau berurusan dengan artis secara individual dengan persyaratan tertentu sbb :

  • Minimal telah memiliki 20 album
  • Semua produk yang hendak di distribusikan harus sudah memiliki Barcode, bisa berupa Universal Product Code ( UPC ), European Article Number ( EAN ), ataupun  Japan Article Number (JAN ).
  • ISRC ( International Standard Recording Code ) untuk setiap track yang hendak di distribusikan.

Memang bukan persyaratan yang mudah untuk musisi yang baru saja hendak memulai karirnya, dan walaupun ada beberapa musisi/band yang bisa memenuhi persyaratan diatas, musisi tetap membutuhkan pihak lain yang mengurusi distribusi produk-produk musiknya agar mereka bisa tetap fokus dalam berkarya. Disinilah peran Agregator atau distributor musik untuk membantu para artis independen dalam memasarkan produk digitalnya.
Continue reading

Bermusik & Berfikir Secara Global