10 to success

10 Langkah Menuju Musik Independen Yang Sukses

1. Jangan Memandang Bahwa Kontrak Dengan Record Label Sebagai Tujuan Pokok

Banyak orang memandang bahwa menandatangai kontrak dengan perusahaan rekaman adalah kesuksesan yang sakral. Semua yang mereka lakukan adalah untuk mendapatkan momen tersebut, dan semua harus dilakukan untuk mencapai hasil tersebut. Lalu bagaimana jika hasil yang diharapkan tersebut tidak dapat dicapai, apakah hal itu berarti semua yang kita lakukan untuk tujuan tersebut adalah sia-sia belaka ? Kontrak rekaman tidak seharusnya menjadi sesuatu yang dibutuhkan, namun adalah sesuatu yang menjadi hasil yang potensial atas semua kerja keras anda. Fokuslah untuk sebuah sukses yang lain yang lebih realistis, seperti mendapatkan pendapatan ekstra dari musik anda, atau mendapatkan ketenaran jika itu memang menjadi hal yang menarik bagi anda. Sekali anda memiliki memiliki tingkat pencapaian yang berbeda yang akan membahagiakan anda, anda akan lebih menikmati aktifitas bermusik anda dan kemungkinan anda untuk kehilangan motivasi bermusik akan berkurang jika kontrak yang diinginkan tidak tercapai.

2. Semakin Sedikit Yang Kita Keluarkan, Semakin Banyak Yang Kita Dapatkan

Kita asumsikan kita tidak berada dibawah Major Label jadi uang yang kita miliki untuk membiayai musik bersumber dari kantong pribadi. Jelaslah bahwa semakin sedikit jumlah uang yang kita keluarkan untuk merilis lagu/album, akan semakin banyak uang yang kita dapatkan nantinya ketika masyarakat membelinya. Ini bukan berarti kita harus bersikap pelit dan memproduksi produk murahan. Kualitas sangatlah penting dalam menyajikan musik. Yang dimaksud disini adalah cobalah berfikir kreatif untuk mendapatkan alternatif yang lebih murah. Mungkin kita punya saudara atau teman Fotografer bisa menghasilkan foto yang bagus dan berkualitas, mintalah bantuan mereka untuk melakukan pemotretan gratis atau setidaknya mintalah harga yang lebih murah. Mungkin saja mereka mau meng-gratiskan pemotretan itu karena mereka juga ingin membuat katalog untuk bisnis fotografi mereka misalnya. Berfikirlah outside-the-box, kita tidak harus selalu bersedia membayar mahal untuk sebuah jasa dan berfikiran itu adalah satu-satunya cara menghasilkan produk yang bagus.

3. Bangunlah Jaringan/Team

Mari kita perjelas, TIDAK SATUPUN di industri musik berhasil dengan talentanya sendirian. Kita membutuhkan orang-orang disekitar kita yang akan kita bangun menjadi jaringan dalam menuju kesuksesan kita. Beberapa orang akan menjadi lebih berguna dari yang lain, jadi pastikan kita memperlakukan mereka dengan baik dan pastikan mereka tahu jika kita sangat menghargai kerja keras yang mereka lakukan untuk membantu kita. Mendapatkan jaringan yang benar adalah kunci untuk menaiki tangga kesuksesan, satu jaringan yang bagus dapat membuka kesuksesan kita dan akan membuat kita tampil sebagai Bintang!

4. Belajar Menerima Penolakan

Hal yang sudah pasti dalam industri musik adalah bahwa semua ingin berhasil dalam karirnya. Waktu kita mencoba untuk membangun Link dan membuat eksekusi atas rencana yang telah kita buat, kita tentunya menemukan kenyataan bahwa tidak semua orang yang kita mintai bantuan akan bersedia menolong kita. Hal ini sangatlah wajar. Bayangkan saja kita telah mencapai level yang cukup berhasil dalam karir musik kita namun belum mencapai puncak yang sebenarnya kita tuju. Kita tentunya ingin mencurahkan semua waktu dan usaha kita untuk membuatnya lebih besar lagi, namun ternyata kita mendapati banyak orang yang belum se-sukses kita mencoba untuk minta support dari kita. Tentu tidaklah realistis jika seseorang dalam posisi tersebut untuk membalas semua email dan membantu semua orang yang membutuhkan kita, bukan? Lakukan pendekatan pada semua orang yang kita butuhkan, namun jangan terlalu diambil hati jika tidak mendapat respon mereka. Jika kita tidak bisa menerima penolakan, berarti musik bukan untuk kita.

5. Pastikan Setiap Project Yang Kita Buat Memiliki Target Yang Jelas

Hal apapun yang kita lakukan terkait dengan musik harus memiliki target final. Kenapa kita merilis CD tersebut, apa yang kita harapkan dari situ ? Kenapa membuat video klip itu, dan berapa banyak income yang kita harapkan dari sana ? Jika kita memberikan download gratis kepada fans, bagaimana hal tersebut akan menguntungkan kita ? Kita akan diharuskan untuk menanyakan hal-hal ini kepada diri kita sendiri dan banyak pertanyaan lagi tentang karir musik kita, dan jika kita tidak bisa memberikan jawaban positif maka hal tersebut tidak layak untuk dilakukan.

6. Dapatkan Feedback Secara Rutin

Kita membutuhkan feedback/timbal-balik secara kontinyu untuk mengetahui apakah masyarakat bisa menerima musik kita atau tidak. Menanyakan pendapat orang lain akan membuat kita dapat melihat hal-hal potensial yang mungkin/seringkali kita lewatkan dan akan memberikan kita kesempatan untuk memperbaikinya. Rahasia untuk mendapatkan feedback yang baik adalah dengan tidak setiap saat menanyakannya kepada orang-orang yang sama. (Suara/rencana bisnis kita akan menjadi familiar bagi mereka dan mereka tidak akan mampu memberikan sebanyak yang diberikan oleh ‘pandangan dari luar’), dan meyakinkan bahwa yang memberikan feedback adalah orang-orang yang jujur.¬† Tidak ada gunanya kita menanyakan pendapat tentang musik kita kepada orang yang tidak menyukai/tidak mengerti tentang jenis musik kita, mereka akan mengatakan bahwa semuanya bagus untuk tidak menyakiti perasaan anda….. Yang akan menuju pada point nomer 7 dibawah.

7. Belajarlah Menerima Kritik

Seringkali kita menemui, bagaimana menurut anda tentang musik saya ? Lalu mereka menjawab “Saya kurang suka karena alasan x-y-z”, dan sang artis lalu mencoba mempertahankan diri dan mengatakan bahwa mereka tidak mengerti apa yang mereka bicarakan. LALU KENAPA BERTANYA TADI ?! Selama kritik tersebut membangun dan berasal dari orang yang memahami tentang jenis musik yang kita kerjakan, kita perlu setidaknya mempertimbangkan apa yang orang tersebut katakan, walaupun kita sebenarnya tidak/kurang setuju dengan pendapatnya. Lalu jika kita menerima banyak feedback yang sama, berarti sudah saatnya kita mengakui bahwa kita salah dan berusaha merubahnya – dimana orang-orang tersebut menemukan kecacatan disana. Jika kita mengimprofisasinya maka akan menjadi keuntungan kita dalam jangka panjang daripada mempertahankan ego yang salah…

8. Menganalisa dan Membangun Kesuksesan

Kita selalu perlu untuk menganalisa bagaimana perkembangan karir musik kita. Apa saja yang sudah benar dan apa saja yang salah. Apa lagi yang kita bisa ketahui bahwa itu akan membawa kita kepada kesuksesan yang kita harapkan. Dan tentu saja, kita harus membangun pencarian kita sendiri. Jika kita menemukan bahwa fans kita sedang berkembang di kota Surabaya misalnya, mungkin ada baiknya untuk membuat ‘Basis Surabaya’ sendiri di website kita untuk mendapatkan alur fans yang lebih ‘gila’ lagi. Atau cobalah untuk manggung disekitar sana. Apapun aksinya, temukan di area mana Band kita mendapatkan kesuksesannya lalu bangunlah kesuksesan itu lalu gunakan informasi tersebut waktu melakukan promosi di daerah lain. Contoh : ‘Band Punk Terdahsyat Nomor 1, seperti telah ditampilkan Event Terbesar di Kota Surabaya’.

9. Bersikaplah Realistis

Jangan dulu mengharapkan untuk menikmati jamuan mewah di Hawai tahun depan, industri musik bisa menjadi proses panjang dan terjal untuk dibuat santai. Beberapa orang tidak pernah berhasil mencapai tujuan yang mereka inginkan, banyak dari mereka menyerah karena tidak bisa mencapai target tinggi yang mereka harapkan. Bermusik seharusnya selalu bisa terlihat enjoy untuk dilakukan. Jika kita hanya ingin bermusik untuk mencari kekayaan tapi kemudian kita tidak melihat jumlah uang yang diharapkan, musik bisa membuat kita frustasi. Kami harap agar jangan melihat musik sebagai suatu jalan untuk menghasilkan uang banyak, lakukan saja untuk kesenangan atau kepuasan batin. Dan jika kita mendapatkan kekayaan dari musik kita, itu adalah bonus. Yang penting jangan berhenti dari pekerjaan pokok dengan tujuan akan tergantikan di musik yang kita kerjakan. Benar-benar tidak semudah itu…

10. Biarkan Mengalir

Satu kesalahan yang banyak orang lakukan adalah terlalu menguras energi dan fokus untuk membangun satu project atau CD. Mereka menghabiskan waktu mungkin 1,5 tahun hanya untuk memastikan mereka sudah melakukannya dengan benar, dan pada waktu mereka me-release-nya mereka menghasilkan banyak uang. Tapi masyarakat selalu berharap lebih. Mereka tidak akan mau menunggu sampai tahun depan atau 1,5 tahun untuk CD kita selanjutnya, lalu kita/Band kita akan lenyap dari hati mereka dan mereka akan fokus pada hal ‘heboh’ yang lain. Maksudnya begini, Selalu Lakukan Sesuatu! Apapun itu seperti membagikan download gratis setiap bulannya, manggung di beberapa show, merilis album/single mini sebelum album yang sesungguhnya, atau apapun hanya untuk membuat kita tetap menjadi perhatian publik. Persulitlah orang-orang untuk mengeluarkan kita/band kita dari hati dan fikiran mereka.

Sumber : http://www.EzineArticles.com/?expert=Shaun_Letang

Shaun Letang adalah owner dari website Independent Music Advice, sebuah website yang ditujukan untuk memberikan nasehat-nasehat untuk para musisi dalam melanjutkan karirnya. Mengajarkan bagaimana memulai rekaman independen, memaksimalkan hasil rekaman sederhana dan banyak lagi.

email

3 thoughts on “10 Langkah Menuju Musik Independen Yang Sukses”

  1. Gunakan situs distribusi musik. Ini adalah situs-situs yang sama sekali tidak melibatkan perusahaan rekaman. Mereka menawarkan seniman sebuah saluran yang independen untuk dapat mengenalkan musiknya kepada khalayak ramai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *